Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 21 Okt 2025 11:21 WITA ·

Kadis Perindustrian Nuryanti: Industri Halal Berbasis Agromaritim Jadi Peluang Besar di NTB


 Kadis Perindustrian Nuryanti: Industri Halal Berbasis Agromaritim Jadi Peluang Besar di NTB Perbesar

 

Mataram, ERANTB.COM – Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj. Nuryanti, S.E., M.E., hadir sebagai narasumber dalam Seminar Industri Halal pada kegiatan Grand Boss (Business Opportunity Success Seminar) yang diselenggarakan oleh Halal Network International (HNI) di Balai Guru Penggerak NTB, Minggu (19/10/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Dinas Perindustrian NTB untuk menjajaki peluang kerja sama pengembangan industri halal berbasis agromaritim, sejalan dengan arah kebijakan hilirisasi ekonomi non-tambang yang tengah digencarkan oleh Pemerintah Provinsi NTB.

Dalam pemaparannya, Kadis Nuryanti menekankan bahwa produk halal kini telah menjadi gaya hidup global dan memiliki pasar yang sangat besar, namun ironisnya, negara-negara produsen utama justru berasal dari kalangan non-Muslim seperti Amerika, Tiongkok, Brasil, dan Prancis.

“Selama tujuh tahun kami membina industri halal di NTB, masih banyak yang fokus pada tahap sertifikasi. Padahal, tantangan berikutnya adalah bagaimana kita bisa menciptakan pasar dan memenuhi kebutuhannya. Di sinilah pentingnya kemitraan dengan perusahaan seperti HNI, yang telah mandiri dari sisi produksi, distribusi, hingga jejaring pemasaran,” ujar Nuryanti.

Ia menilai, kolaborasi dengan HNI sangat potensial terutama dalam penguatan rantai pasok industri halal berbasis agromaritim, seperti pemanfaatan bahan baku lokal—minyak kelapa, gula aren, kopi, rempah-rempah, dan tanaman obat—yang dihasilkan dari sektor unggulan NTB.

“Bahan baku dari sektor agromaritim NTB memiliki potensi besar untuk masuk ke industri halal nasional maupun global. Kami ingin mendorong IKM dan UMKM lokal agar tidak hanya menjual produk jadi, tapi juga bisa menjadi penyuplai bahan baku standar industri halal,” jelasnya.

Menurut Nuryanti, pola kemitraan dengan HNI juga dapat memperluas akses pasar bagi pelaku industri kecil menengah (IKM) NTB. Melalui platform digital HalMall HNI, produk lokal berpeluang dipasarkan ke jutaan pelanggan di seluruh Indonesia bahkan hingga luar negeri.
“Kami akan dampingi pelaku IKM untuk memenuhi standarisasi industri, sekaligus memanfaatkan jejaring HNI agar produk NTB bisa menembus pasar yang lebih luas,” tegasnya.

Sementara itu, Couple Leader HNI, Nurhayati Abbas, LCED, menyambut baik langkah Dinas Perindustrian NTB dalam mengembangkan industri halal agromaritim. Ia menilai, potensi NTB sangat besar karena mayoritas penduduknya muslim dan kaya akan bahan baku alami.

“HNI selalu membuka diri untuk berkolaborasi, baik dalam suplai bahan baku maupun memperluas pasar produk halal di NTB. Kami siap bermitra jika kualitas bahan bakunya memenuhi standar industri HNI,” ujar Nurhayati.

Senada, Feisa Medlar, LCED, selaku Corporate Speaker HNI, menambahkan bahwa kerja sama ini dapat menjadi gerakan bersama membangun kemandirian ekonomi umat. “Melalui sistem Pakai, Cerita, Ajak (PCA), siapa pun bisa berpartisipasi tanpa modal besar. HNI hadir untuk memperkuat jejaring usaha masyarakat berbasis halal,” jelasnya.

Dengan sinergi antara Dinas Perindustrian NTB dan HNI, diharapkan ke depan NTB mampu memperkuat ekosistem industri halal berbasis agromaritim yang mandiri, berdaya saing, dan berorientasi ekspor, sekaligus menjadi poros industri halal kawasan timur Indonesia.

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dorong Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Pemprov NTB Jadikan KDKMP Penggerak di 40 Desa Berdaya Transformatif

19 Agustus 2026 - 11:13 WITA

KKN PMD Unram Perkuat UMKM Desa Sedau Lewat Inovasi Keripik dan Teknologi Peniris Minyak

1 Agustus 2026 - 16:59 WITA

KKN PMD Unram Kembangkan Baglog Jamur Tiram Berbahan Limbah Tongkol Jagung, Buka Peluang Usaha di Desa Sambelia

1 Agustus 2026 - 15:07 WITA

Perkuat Digitalisasi PAD, Bank NTB Syariah Hadirkan Sistem Terintegrasi DSPAD

31 Juli 2026 - 03:08 WITA

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Ikut Awasi Pajak, Solusi atau Masalah Baru?

27 Juli 2026 - 02:32 WITA

Porprov NTB XII 2026 Sukses Digelar, Parekraf PW KAMMI NTB: Bukti Nyata Sport Tourism Gerakkan Ekonomi Menuju PON 2028

26 Juli 2026 - 15:52 WITA

Trending di Ekonomi