Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 1 Agu 2026 16:59 WITA ·

KKN PMD Unram Perkuat UMKM Desa Sedau Lewat Inovasi Keripik dan Teknologi Peniris Minyak


 KKN PMD Unram Perkuat UMKM Desa Sedau Lewat Inovasi Keripik dan Teknologi Peniris Minyak Perbesar

Mahasiswa KKN PMD Unram Desa Sedau foto bersama perangkat desa, pemateri, dan pelaku UMKM usai pelatihan inovasi keripik serta uji coba mesin spinner peniris minyak di Desa Sedau, Lombok Barat. (Foto: Dok. KKN PMD Unram Desa Sedau)


LOMBOK BARAT, ERANTB– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram (Unram) menggelar pelatihan inovasi produk keripik bagi pelaku UMKM di Desa Sedau, Kabupaten Lombok Barat, pada Selasa (28/7/2026). Kegiatan yang diikuti 41 peserta tersebut memperkenalkan berbagai varian rasa baru sekaligus meluncurkan mesin spinner peniris minyak hasil karya mahasiswa sebagai upaya meningkatkan kualitas, daya tahan, dan daya saing produk olahan berbahan baku lokal.

Program ini berangkat dari besarnya potensi komoditas lokal seperti talas, pisang, singkong, dan ubi ungu yang selama ini sebagian besar masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah. Melalui inovasi produk dan penerapan teknologi sederhana, mahasiswa KKN PMD Unram mendorong agar potensi tersebut mampu diolah menjadi produk UMKM bernilai tambah yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

Ketua Kelompok KKN PMD Unram Desa Sedau, Wira Alfarizi Surya, mengatakan potensi pertanian yang dimiliki Desa Sedau perlu dioptimalkan melalui inovasi pengolahan produk agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Potensi talas, pisang, singkong, dan ubi ungu di Desa Sedau sangat besar. Melalui inovasi produk, kami ingin mendorong masyarakat tidak hanya menjual hasil panen dalam bentuk mentah, tetapi mampu mengolahnya menjadi produk UMKM yang memiliki nilai tambah dan daya saing,” ujar Wira.

Ia menjelaskan, program tersebut tidak berhenti pada pelatihan pembuatan keripik. Mahasiswa juga memberikan pendampingan mengenai penguatan identitas produk  (branding) serta pemasaran digital agar produk UMKM mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan berkembang secara berkelanjutan.

Untuk mendukung peningkatan kualitas produk, mahasiswa turut memperkenalkan mesin spinner peniris minyak hasil karya tim KKN PMD Unram. Teknologi sederhana tersebut dirancang untuk membantu pelaku UMKM menghasilkan keripik yang lebih renyah, mengurangi kadar minyak, memperpanjang daya simpan, serta meningkatkan kualitas produk agar lebih kompetitif di pasaran.

Dosen Pembimbing Kegiatan, I Wayan Suteja, S.T., M.T. , menilai program tersebut menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan solusi yang menjawab kebutuhan masyarakat melalui inovasi yang aplikatif.

“Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya menjalankan program pengabdian, tetapi juga menghadirkan inovasi yang dapat dimanfaatkan secara langsung untuk mendukung pengembangan UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” kata I Wayan Suteja.

Sementara itu, Kepala Desa Sedau yang berhalangan hadir diwakili Kepala Dusun Eyat Bintang, Burhanudin, S.Pd. , mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN PMD Unram dalam mengembangkan potensi desa melalui inovasi produk dan teknologi tepat guna.

“Kami berharap inovasi pengolahan produk dan pemanfaatan mesin spinner ini menjadi solusi bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas pemasaran. Jika penjualan meningkat, UMKM Desa Sedau dapat naik kelas dan memiliki peluang lebih besar untuk terus mengembangkan usahanya,” ujar Burhanudin.

Dalam pelatihan tersebut, pelaku usaha keripik asal Gunungsari, Makiyah, bersama Agus Suminto, membagikan teknik pembuatan berbagai varian rasa, mulai dari gula aren, pedas manis, hingga cokelat dengan memanfaatkan bahan baku lokal yang tersedia di Desa Sedau. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pengembangan cita rasa sebagai strategi meningkatkan nilai jual produk.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya minat mencoba mesin spinner sekaligus mempelajari teknik pengembangan varian rasa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN PMD Unram berharap potensi talas, pisang, singkong, dan ubi ungu di Desa Sedau tidak lagi hanya dipasarkan sebagai bahan mentah, tetapi mampu berkembang menjadi produk UMKM unggulan yang berdaya saing. Dengan dukungan inovasi teknologi, penguatan branding, dan pemasaran yang berkelanjutan, UMKM Desa Sedau diharapkan mampu naik kelas serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Sumbawa Buka Festival Budaya Pindang Belik, Tegaskan Pelestarian Budaya dan Dorong Kemajuan Daerah

1 Agustus 2026 - 17:51 WITA

Polres Dompu Limpahkan Tersangka Kasus KDRT ke Kejaksaan Negeri Dompu

1 Agustus 2026 - 17:43 WITA

Bupati Dompu Beri Semangat Dua Wakil Daerah di Paskibraka NTB 2026

1 Agustus 2026 - 17:06 WITA

KKN PMD Unram Kembangkan Baglog Jamur Tiram Berbahan Limbah Tongkol Jagung, Buka Peluang Usaha di Desa Sambelia

1 Agustus 2026 - 15:07 WITA

KKN UMMAT Kelompok 55 Bersama Pemdes Baru Gelar Turnamen Sepak Bola Antar-RW

31 Juli 2026 - 21:12 WITA

Perkuat Digitalisasi PAD, Bank NTB Syariah Hadirkan Sistem Terintegrasi DSPAD

31 Juli 2026 - 03:08 WITA

Trending di Ekonomi