Menu

Mode Gelap

Daerah · 23 Mar 2022 11:26 WITA ·

Pemkab Sumbawa Akan Koordinasi dengan Pengusaha, Jaga Kestabilan Harga Gabah Petani


 Pemkab Sumbawa Akan Koordinasi dengan Pengusaha, Jaga Kestabilan Harga Gabah Petani Perbesar

ERANTB.COM – Rendahnya harga gabah diawal musim panen pertama di Kabupaten Sumbawa dikeluhkan oleh petani dan mendapatkan sorotan banyak pihak. Di tingkat petani harga gabah bahkan berada di kisaran Rp 3.600 padahal Tahun 2021 tembus hingga Rp 5.000.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKMIndag Kabupaten Sumbawa, Iwan Setiawan, SP.,MSi kepada Era NTB menyampaikan, “Harga jual gabah petani berdasarkan pantauan kami di sekitaran Rp.3.600, memang berada di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp.4.250/kg. HPP ini berlaku dalam rangka pelaksanaan pengelolaan cadangan pangan pemerintah, sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 24 Tahun 2020 tentang Penetapan Harga Pembelian Pemerintah Untuk Gabah Atau Beras.”

Masih Iwan akrab ia disapa, “saat ini Pemerintah Kabupaten Sumbawa belum mengambil kebijakan pengelolaan cadangan pangan pemerintah. Karena berdasarkan estimasi produksi gabah kita surplus sekitar 164 ribu ton. Artinya gabah atau beras akan tersedia di masyarakat. Dengan demikian, HPP tidak bisa dipaksakan berlaku secara umum di petani karena Pemkab tidak melakukan pembelian. Harga yang berlaku adalah harga jual yang disepakati oleh pasar.” Papar pejabat murah senyum ini.

Lanjut Iwan, “pemerintah masih menugaskan pembelian oleh Perum BULOG. Namun berdasarkan koordinasi dengan Perum BULOG Cabang Sumbawa, kondisi gudang saat ini masih penuh. Semenjak sudah tidak lagi diberlakukan penugasan dalam bentuk bantuan beras ke masyarakat miskin, sedikit sekali barang yang mampu dikeluarkan dari gudang. Atas keterbatasan kapasitas tersebut BULOG belum melakukan pembelian gabah petani melalui mitranya”.

“Dinas KUKMIndag akan terus berkoordinasi dengan para offtaker atau pengusaha yang membeli gabah petani kita agar dapat menjaga kestabilan harga, tidak berada di bawah harga keekonomian” tutup Iwan Setiawan Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKMIndag.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Lombok Barat Optimalkan MASARO di TPST Senteluk, Pengolahan Sampah Kembali Normal

14 Maret 2026 - 21:23 WITA

Exit Meeting LKPD 2025, Wabup Dompu Minta OPD Responsif pada Pemeriksaan BPK

13 Maret 2026 - 03:06 WITA

Ramadan Berkah, Polda NTB Gelar Bakti Kesehatan Gratis di Ampenan

11 Maret 2026 - 13:26 WITA

Mayat Pria Mengapung di Perairan Tanjung Menangis Dievakuasi Satpolairud Polres Sumbawa

11 Maret 2026 - 13:14 WITA

Warga Lingsar Pergoki Dua ABG Bermesraan di Area Gelap Kantor Desa

9 Maret 2026 - 09:01 WITA

Safari Ramadhan di Masjid Agung Nurul Huda, Bupati Sumbawa Peringati Nuzulul Qur’an

8 Maret 2026 - 06:06 WITA

Trending di Daerah