ERANTB.COM-Mataram – Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Nusa Tenggara Barat (EW-LMND NTB) resmi melaporkan kasus kematian salah satu kader aktif mereka, Ilham, ke Satuan Lakalantas Polresta Mataram. Laporan tersebut dilakukan tiga hari setelah kejadian, menyusul meninggalnya almarhum pada Jumat dini hari, 5 Desember 2025.
Kematian Ilham sebelumnya disebut sebagai kecelakaan tunggal. Namun, EW-LMND NTB menilai perlu adanya investigasi lebih mendalam mengingat sejumlah aktivitas almarhum yang belakangan cukup vokal mengadvokasi persoalan publik di NTB.
Ketua EW-LMND NTB, Arif Haryadin, mengatakan bahwa organisasi memang menerima informasi awal yang menyebut kejadian tersebut sebagai kecelakaan tunggal. Namun kesimpulan itu, tegasnya, baru bersumber dari investigasi nonformal yang dilakukan kawan-kawan LMND bersama perwakilan keluarga sebelum laporan resmi dibuat.
Kami mengamini bahwa kematian Almarhum Bung Ilham adalah murni kecelakaan tunggal. Informasi ini kami dapatkan secara terbatas dari bukti awal yang dihimpun kawan-kawan LMND NTB dan beberapa orang dari pihak keluarga,” jelas Arif.
Meski demikian, Arif menekankan bahwa rangkaian aktivitas almarhum sebelum kejadian patut ditelusuri secara lebih komprehensif oleh aparat penegak hukum.
Menurut Arif, Ilham diketahui mengikuti aksi demonstrasi di depan Mapolda NTB pada malam sebelum kematian, terkait isu dugaan dana siluman Belanja Tak Terduga (BTT). Jejak digital almarhum yang aktif menyoroti isu-isu publik juga memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.
Beberapa waktu terakhir, almarhum sangat vokal mengadvokasi persoalan di NTB. Hal ini membuat publik mempertanyakan kejelasan atas kematiannya. Aksi demonstrasi sebelum kejadian serta rekam jejak digital almarhum membuat dugaan adanya unsur politis tidak bisa dipandang sebelah mata,” ujar Arif.
Atas dasar itu, EW-LMND NTB meminta aparat penegak hukum membuka penyelidikan lebih dalam untuk menjawab seluruh tanda tanya publik.
Kawan kami berpulang, dan kami berhak menuntut transparansi. Kami meminta aparat penegak hukum menjelaskan secara terang benderang seluruh rangkaian peristiwa ini,” tegasnya.
Arif juga mengimbau publik tetap kondusif dan bersama-sama mengawal proses penyelidikan yang saat ini berlangsung di kepolisian.
EW-LMND NTB menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa pengusutan kasus ini tidak hanya demi almarhum dan keluarga, tetapi juga untuk memastikan ruang demokrasi di NTB tetap aman bagi aktivis, mahasiswa, dan masyarakat yang menyuarakan keadilan.

























