Menu ✖

Mode Gelap

Nasional · 9 Mar 2024 06:02 WITA ·

Johan Rosihan : Tegaskan Pemerintah Harus Fokus Penuhi 2,5 Juta Ton Stok Beras dan Hentikan Proyek IKN !


 Johan Rosihan : Tegaskan Pemerintah Harus Fokus Penuhi 2,5 Juta Ton Stok Beras dan Hentikan Proyek IKN ! Perbesar

 

ERANTB.COM– Jakarta — Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Johan Rosihan, turut menyoroti isu terkait dengan melambungnya harga beras beberapa hari terakhir khususnya ketersediaannya di gudang Bulog.

Hal ini disampaikannya saat melakukan interupsi di Rapat Paripurna DPR RI di Senayan, Jakarta, pada Selasa (05/03/24).

“Menyambung sedikit soal beras. Alhamdulillah pekan kemarin komisi IV sudah turun ke beberapa daerah dan saya kebetulan ke Yogya. Melihat beberapa kondisi gudang Bulog yang memang tiba-tiba ada berasnya. Nampak dari karungnya yang baru dan lain sebagainya,” ungkap Johan.

Karenanya, lanjut Johan, kondisi saat ini tidak bisa ditangani dengan biasa-biasa saja, apalagi pertama, beberapa hari kedepan akan memasuki bulan Ramadhan, dimana kebutuhan masyarakat mayoritas muslim di Indonesia ini memastikan keberadaan beras.

“Yang kedua adalah lebih dari 13 juta petani yang bekerja di sektor ini. Karenanya kalau ini tidak dapat diantisipasi segera maka bisa jadi gejolak sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, kata Johan, pihaknya berupaya untuk mendesak kehadiran dan tanggung jawab pemerintah sesuai dengan kewenangannya.

“Saya sarankan agar Pemerintah ini fokus betul soal beras ini. Tunda dulu proyek-proyek mercusuar di beberapa blok IKN itu. Hentikan dulu. Alihkan uang ini ke beras. Pastikan bahwa stok kita ada dan jangan berpikir untuk impor lagi. Kita butuh saat ini 2,5 juta ton untuk menormalisasi stok kita di Bulog,” tandas Johan.

Karena itu, lanjut Johan, pihaknya mengusulkan jika pansus terlalu jauh, maka bisa difasilitasi rapat gabungan komisi.

“Jangan hanya diserahkan pada komisi IV, karena Komisi IV ada Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional disitu. Tapi ini juga bisa melibatkan Kementerian-kementerian lain. Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan dan lain sebagainya. Usul saya tolong diagendakan rapat gabungan di DPR ini untuk kita mengetahui dan mendesak Pemerintah agar betul-betul hadir dalam menyelesaikan krisis beras yang menjadi kekhawatiran dari masyarakat kita pada hari ini,” tutup Johan politisi Sumbawa.(https://fraksi.pks.id) 

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Amri Akbar: Kepemimpinan, Gagasan, dan Sikap Kebangsaan di Tengah Polemik KAMMI

28 Agustus 2026 - 17:29 WITA

Solidaritas KR-BNN, Gubernur Bali dan NTB Hadir untuk NTT

20 Agustus 2026 - 15:49 WITA

PP KAMMI Desak Erick Thohir Dicopot dari Kemenpora dan Mundur dari Ketua PSSI

11 Agustus 2026 - 01:31 WITA

Pembentukan Universitas Republik Indonesia, Visi Besar atau Prioritas yang Keliru?

31 Juli 2026 - 02:25 WITA

NTB Tuan Rumah Forum Pemuda ASEAN 2026, Langkah Strategis Menuju Ikon Pariwisata Mendunia

27 Juli 2026 - 12:33 WITA

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Ikut Awasi Pajak, Solusi atau Masalah Baru?

27 Juli 2026 - 02:32 WITA

Trending di Ekonomi