Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 11 Agu 2021 08:14 WITA ·

Optimalkan Investasi, Menkeu dan BKPM Tandatangani Nota Kesepahaman


 Optimalkan Investasi, Menkeu dan BKPM Tandatangani Nota Kesepahaman Perbesar

ERANTB.COM – Jakarta, – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menandatangani Nota Kesepahaman tentang Upaya Peningkatan Investasi dan Penerimaan Negara serta Penguatan Kelembagaan. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Investasi/BKPM terus melakukan usaha bersama dalam menarik investasi dan membangun peningkatan baik dari sisi organisasi maupun pelayanan.

“Dari seluruh kewenangan investasi, kita sudah delegasikan kepada Pak Bahlil. Hingga dalam hal ini, seluruh kemampuan untuk membuat keputusan terhadap investasi langsung dalam satu atap atau satu sistem,” ungkap Menkeu dalam Keterangan Pers di sela Peluncuran Sistem Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko, Senin (09/08).

Selain melalui penandatanganan nota kesepahaman, Menkeu juga mendukung penggunaan sistem OSS sebagai upaya perbaikan iklim investasi di Indonesia. Sistem OSS memberikan kemudahan bagi masyarakat dan dunia usaha untuk mendapatkan izin berusaha.

“Hari ini kita melihat suatu milestone historis dari investasi, kebijakan investasi di Indonesia. Dengan adanya OSS ini, kita tadi melihat bagaimana masyarakat, dunia usaha, bisa melakukan izin berusahanya dan kemudahan berusahanya secara online, dan betul-betul bisa merasakan bahwa seluruh kemudahan berusaha itu betul-betul terjadi,” papar Menkeu.

Meski investasi telah mengalami pertumbuhan positif 7,54% (yoy) pada kuartal II tahun 2021, melalui nota kesepahaman dan sistem OSS ini, Menkeu berharap kegiatan investasi akan semakin meningkat sehingga dapat memulihkan perekonomian, menciptakan kesempatan kerja, dan menciptakan kesejahteraan masyarakat.  

“Ini yang kita harapkan akan memberikan kepastian, dan tentu saja dengan adanya investasi yang tinggi kita ingin pemulihan ekonomi sesudah terkena covid ini bisa berjalan sangat sehat dan kuat terutama didorong oleh kegiatan investasi,” pungkas Menkeu. 

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KKN PMD Unram Perkuat UMKM Desa Sedau Lewat Inovasi Keripik dan Teknologi Peniris Minyak

1 Agustus 2026 - 16:59 WITA

KKN PMD Unram Kembangkan Baglog Jamur Tiram Berbahan Limbah Tongkol Jagung, Buka Peluang Usaha di Desa Sambelia

1 Agustus 2026 - 15:07 WITA

Perkuat Digitalisasi PAD, Bank NTB Syariah Hadirkan Sistem Terintegrasi DSPAD

31 Juli 2026 - 03:08 WITA

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Ikut Awasi Pajak, Solusi atau Masalah Baru?

27 Juli 2026 - 02:32 WITA

Porprov NTB XII 2026 Sukses Digelar, Parekraf PW KAMMI NTB: Bukti Nyata Sport Tourism Gerakkan Ekonomi Menuju PON 2028

26 Juli 2026 - 15:52 WITA

Dukung Program Kelurahan Berdaya, Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Pagutan Timur

24 Juli 2026 - 17:24 WITA

Trending di Ekonomi