Menu ✖

Mode Gelap

News · 30 Mei 2026 22:44 WITA ·

Ditintelkam Polda NTB dan Aliansi PPS Sumbawa Sepakat Jaga Kondusivitas Jelang Aksi 2 Juni


 Ditintelkam Polda NTB dan Aliansi PPS Sumbawa Sepakat Jaga Kondusivitas Jelang Aksi 2 Juni Perbesar

 

Sumbawa, ERANTB.COM – Subdirektorat 1 Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda NTB menggelar silaturahmi bersama Aliansi Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) Kabupaten Sumbawa di salah satu kawasan pantai di Kabupaten Sumbawa, Sabtu (30/5/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat sinergi antara kepolisian dan elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya menjelang rencana aksi unjuk rasa yang akan dilaksanakan pada 2 Juni 2026.

Kasubdit 1 Ditintelkam Polda NTB, Kompol Hatta, S.IP., menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat kepolisian.

“Keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami berharap Aliansi PPS Kabupaten Sumbawa dapat terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Menurut Hatta, komunikasi yang baik antara masyarakat dan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam mencegah potensi gangguan keamanan serta menjaga suasana yang damai di tengah dinamika sosial yang berkembang.

Sementara itu, Ketua Aliansi PPS Kabupaten Sumbawa, Abdul Hatab, menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Ia menilai Kabupaten Sumbawa selama ini dikenal sebagai wilayah yang aman dan kondusif sehingga kondisi tersebut harus terus dipertahankan.

“Aliansi PPS Kabupaten Sumbawa tetap mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sumbawa dikenal sebagai daerah yang aman dan kondusif, dan itu harus terus kita jaga bersama,” katanya.

Abdul Hatab juga berharap hubungan baik yang telah terjalin antara Aliansi PPS dan kepolisian dapat terus dipelihara, terutama menjelang aksi unjuk rasa yang direncanakan berlangsung pada 2 Juni 2026 di kawasan Pelabuhan Poto Tano.

Ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara tertib, aman, serta sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sinergitas dan komunikasi yang baik antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan harus terus dijaga demi mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, baik saat pelaksanaan aksi maupun setelah kegiatan berlangsung,” ungkapnya.

Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, Ditintelkam Polda NTB dan Aliansi PPS Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan daerah, sehingga setiap penyampaian aspirasi masyarakat dapat berjalan damai, tertib, dan tetap menghormati kepentingan umum.

Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dari Reformasi ke Indonesia Emas 2045, Rahman Toha Dorong Peran Kader KAMMI dalam Program Strategis Nasional

6 November 2026 - 14:14 WITA

Sekda Definitif Dilantik, Pemkab Lombok Barat Fokus Konsolidasi Birokrasi dan APBD 2027

5 November 2026 - 05:17 WITA

Massa Sempat Memanas, Polres Dompu Evakuasi Terduga Penganiaya Guru di SDN 15 Woja

4 November 2026 - 10:47 WITA

Wabup Sumbawa Minta Korban Kebakaran di Utan Segera Ditangani

4 November 2026 - 10:05 WITA

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Curanmor Honda Genio, Motor Digadaikan Rp1,5 Juta

3 November 2026 - 19:10 WITA

Surat DOB Pulau Sumbawa Sudah di Meja Kemendagri, Aliansi PPS Tagih Kepastian Pemekaran Sejak 2013

3 November 2026 - 18:31 WITA

Trending di News