Menu

Mode Gelap

News · 23 Jun 2026 08:59 WITA ·

BSSN Apresiasi NTB, 10 Kabupaten/Kota Resmi Terhubung Sistem Keamanan Siber Nasional


 BSSN Apresiasi NTB, 10 Kabupaten/Kota Resmi Terhubung Sistem Keamanan Siber Nasional Perbesar

Mataram, ERANTB.COM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meraih penghargaan dari Badan Siber dan Sandi Negara atas keberhasilannya mewujudkan 100 persen pembentukan dan registrasi Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di seluruh 10 kabupaten/kota di NTB.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BSSN RI, Nugroho Sulistyo Budi, kepada Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, dalam kegiatan penyerahan Surat Tanda Registrasi (STR) Tim Tanggap Insiden Siber di Ruang Sidang Senat Universitas Mataram, Selasa (23/6/2026).

Wakil Gubernur NTB yang akrab disapa Umi Dinda menyatakan, penghargaan tersebut merupakan bukti komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan digital yang aman dan terpercaya.

“Keamanan siber bukan sekadar urusan teknologi informasi, tetapi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah. Transformasi digital harus dibangun di atas fondasi keamanan yang kuat,” ujarnya.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi NTB terus mendorong terwujudnya Smart Government sebagai bagian dari visi NTB Makmur Mendunia, dengan memastikan digitalisasi pelayanan publik diimbangi oleh sistem perlindungan siber yang tangguh dan adaptif terhadap berbagai ancaman digital.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, BSSN, perguruan tinggi, serta seluruh pemangku kepentingan.

Sementara itu, Kepala BSSN RI, Nugroho Sulistyo Budi, mengatakan bahwa pembentukan dan registrasi Tim Tanggap Insiden Siber merupakan langkah strategis dalam memperkuat pertahanan siber nasional, khususnya di daerah.

“Kami siap memberikan dukungan penuh, mulai dari pemantauan berkala, penguatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pembinaan Tim Tanggap Insiden Siber di daerah. Keamanan siber adalah tanggung jawab bersama,” katanya.

Ia menjelaskan, TTIS memiliki peran penting dalam mengidentifikasi dan melindungi aset informasi, melakukan audit keamanan sistem, menangani insiden siber, hingga memulihkan layanan agar penyelenggaraan pemerintahan tetap berjalan secara aman dan berkesinambungan.

Dengan seluruh kabupaten/kota di NTB kini telah memiliki TTIS yang teregistrasi secara resmi dan terhubung dengan sistem keamanan siber nasional, NTB dinilai semakin siap menghadirkan pelayanan publik digital yang aman, andal, dan terpercaya, sekaligus memperkuat fondasi Smart Government menuju terwujudnya NTB Makmur Mendunia.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingginya SILPA APBD NTB 2025 Dinilai Lebih Dipengaruhi Kendala Administrasi

24 Juni 2026 - 17:47 WITA

Tuntaskan Penyisihan, Final MTQ XXXI NTB Jadi Panggung Ukhuwah dan Integritas

14 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemprov NTB Gencarkan Gerakan Pangan Murah di Wilayah Miskin Ekstrem

6 Juni 2026 - 04:47 WITA

Polsek Woja Gerak Cepat Tangani Temuan Jenazah Perempuan di Desa Madaprama

4 Juni 2026 - 19:36 WITA

Bupati Sumbawa Sambut Kunker Kapolda NTB, Perkuat Sinergi untuk Stabilitas Daerah dan Pelayanan Masyarakat

4 Juni 2026 - 19:02 WITA

Sekjen PPS Feryal Sayangkan DPRD KSB Diam Saat Rakyat Berjuang, Puji Ketua DPRD Dompu Turun ke Jalan

4 Juni 2026 - 12:01 WITA

Trending di News