Manager ZCorner BAZNAS Lombok Tengah Ridha Nurul Hayati (kiri) bersama Direktur AKBIL Dr. Syahrir (tengah) memperlihatkan dokumen Nota Kesepahaman (MoU) pendampingan UMKM binaan di Lombok Tengah, Selasa (15/9/2026). (Foto: Dok. ZCorner/ERA NTB)
LOMBOK TENGAH, ERANTB (9/16) – ZCorner BAZNAS Lombok Tengah menggandeng Akademi Bisnis Lombok (AKBIL) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat pendampingan dan pengembangan UMKM binaan.
Kerja sama yang berlangsung pada Selasa, 15 September 2026 tersebut diarahkan untuk mempertemukan pengalaman pemberdayaan ekonomi ZCorner dengan kompetensi akademik di bidang bisnis. Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan kerja sama, tetapi berlanjut pada pendampingan UMKM secara langsung dan aplikatif.
ZCorner BAZNAS Lombok Tengah Buka Ruang bagi Akademisi
Manager ZCorner BAZNAS Lombok Tengah, Ridha Nurul Hayati, S.E., M.M., CBSP, menyambut baik keterlibatan dosen AKBIL dalam program pemberdayaan UMKM.
Menurut Ridha, kerja sama tersebut dapat menjadi ruang bagi para dosen untuk mengaplikasikan ilmu sekaligus melaksanakan pengabdian kepada masyarakat secara langsung.
“Kami menyambut baik dosen AKBIL yang ingin mengaplikasikan ilmu dan melaksanakan pengabdian di ZCorner,” ujar Ridha.
Ia berharap keterlibatan akademisi dapat memberikan pendampingan bisnis yang lebih tajam dan solutif bagi tenant serta pelaku UMKM binaan ZCorner.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas manajerial, mendorong inovasi, serta membantu pelaku usaha mempersiapkan bisnisnya agar mampu naik kelas secara berkelanjutan.
AKBIL Siapkan Pendampingan Bisnis untuk UMKM
Direktur Akademi Bisnis Lombok, Dr. Syahrir, M.Pd, mengatakan kolaborasi tersebut membuka ruang bagi dosen dan sivitas akademika untuk terlibat langsung dalam pendampingan pelaku UMKM binaan ZCorner.
Menurutnya, pendekatan akademik perlu diterjemahkan menjadi pendampingan yang aplikatif sesuai persoalan yang dihadapi pelaku usaha.
“Melalui sinergi ini, para dosen dan sivitas akademika dapat turun langsung mendampingi para pelaku UMKM binaan ZCorner dengan pendekatan bisnis yang aplikatif,” kata Syahrir.
Ia berharap kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga pemberdayaan zakat tersebut dapat mendorong lahirnya inovasi, memperkuat daya saing usaha, serta membantu UMKM lokal berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Arah tersebut sejalan dengan profil AKBIL yang menempatkan kewirausahaan, keterampilan manajerial, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan kemitraan sebagai bagian dari pengembangan institusi.
Pendampingan UMKM Tidak Hanya Berupa Modal
Kolaborasi ZCorner dan AKBIL menjadi penting karena pengembangan UMKM tidak hanya berkaitan dengan tambahan modal atau sarana usaha.
BAZNAS Lombok Tengah sebelumnya juga menjalankan program pemberdayaan ekonomi melalui Gerobak Produktif dan bantuan modal usaha dalam program Tastura Sejahtera. Program tersebut diarahkan untuk membantu pelaku usaha kecil menjadi lebih produktif dan mandiri.
Dengan masuknya unsur akademisi, pendampingan dapat dikembangkan pada aspek lain seperti manajemen keuangan, pemasaran, pencatatan usaha, pengembangan produk, strategi harga, digitalisasi, hingga penyusunan model bisnis.
Dengan demikian, bantuan yang diterima pelaku usaha dapat diikuti dengan peningkatan kapasitas agar usaha memiliki fondasi pengelolaan yang lebih kuat.
ZCorner dan AKBIL Dorong UMKM Naik Kelas
Ridha berharap kerja sama dengan AKBIL dapat menjadi wadah yang optimal bagi akademisi untuk memberikan kontribusi langsung kepada pelaku usaha.
Sementara itu, Syahrir berharap keterlibatan dosen dapat memberikan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan UMKM di lapangan.
Kolaborasi tersebut selanjutnya dapat dikembangkan melalui pemetaan kebutuhan masing-masing UMKM, pendampingan bisnis, pelatihan, konsultasi usaha, evaluasi perkembangan, hingga pengukuran hasil pendampingan.
Dengan sinergi tersebut, ZCorner BAZNAS Lombok Tengah dan AKBIL tidak hanya membangun kerja sama kelembagaan, tetapi juga membuka ruang bagi pendampingan UMKM yang lebih terarah, berbasis keilmuan dan berkelanjutan.
























