Menu ✖

Mode Gelap

News · 5 Okt 2026 08:15 WITA ·

Sinergi Pemkab Sumbawa dan NGO Internasional Salurkan Bantuan untuk 173 Anak Yatim


 Sinergi Pemkab Sumbawa dan NGO Internasional Salurkan Bantuan untuk 173 Anak Yatim Perbesar

Sumbawa, ERANTB.COM– Kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa kembali diwujudkan melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama sejumlah lembaga kemanusiaan.

Yayasan Kebaikan Madani Indonesia bersama Stichting Rizq asal Belanda dan Asar Humanity menyalurkan paket bantuan kepada 173 anak yatim dan kaum dhuafa pada Minggu, 4 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman TKIT Permata Hati, Kompleks Unter Katimis, Kelurahan Uma Sima, Kabupaten Sumbawa.

Selain penyaluran bantuan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran program wakaf produktif Wardaya (Warung Keluarga Dhuafa Berdaya) Fried Chicken (WFC).

Program tersebut diharapkan menjadi salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui konsep socialpreneur, khususnya bagi keluarga dhuafa agar dapat memiliki sumber penghasilan secara berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga kemanusiaan dalam membantu masyarakat.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas bantuan dari Stichting Rizq, Asar Humanity, dan Yayasan Kebaikan Madani Indonesia untuk 173 anak-anak yatim. Tentu kami sangat bersyukur karena pemerintah daerah dan NGO bisa terus bersinergi membantu masyarakat kita,” ujarnya.

Budi juga menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendampingi pengembangan program Wakaf Produktif Wardaya Fried Chicken agar dapat berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dhuafa.

“InsyaAllah saya siap mendampingi dan membina hingga program ini besar dan membantu banyak masyarakat dhuafa di luar sana,” katanya.

Suasana kegiatan semakin meriah ketika Budi menyampaikan candaan mengenai produk ayam yang diluncurkan dalam program tersebut.

“InsyaAllah pagi ini akan kita launching bersama-sama sebagai mimpi kita semua. Dan saya juga sangat suka makan ayam. Katanya kalau yang suka ceker, jago cari uang. Nah, kalau saya sukanya sayap, karena saya suka terbang ke mana-mana,” ujarnya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, setelah peluncuran WFC, Budi memborong seluruh produk makanan yang tersedia untuk kemudian dibagikan secara gratis kepada anak-anak yatim, kader posyandu, dan panitia kegiatan.

“InsyaAllah sebagai bentuk dukungan dan perhatian, kita yakin ini akan menjadi gerakan socialpreneur yang akan membantu banyak orang,” pungkasnya.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan wakaf produktif, sehingga bantuan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya menuju kemandirian ekonomi keluarga dhuafa.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

NTB Care Apresiasi Kadis Dinsos Loteng H. Masnun Luncurkan Jari Masmirah: Layanan Sosial Cukup Lewat WA

2 Oktober 2026 - 15:59 WITA

NTBCARE Dorong Terobosan Dikes Lobar: Pengaktifan BPJS Nonaktif Kini Bisa Lewat WhatsApp

30 September 2026 - 12:07 WITA

Bank NTB Syariah Tegaskan Pembiayaan Nasabah Sesuai Aturan yang Berlaku

30 September 2026 - 10:39 WITA

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Lahan Kering di Pemakaman Cina Bagek Kembar Terbakar

29 September 2026 - 11:02 WITA

ORADO 101 Piala Panglima TNI Resmi Ditutup, Dandim Dompu Tekankan Kebersamaan TNI dan Rakyat

29 September 2026 - 06:42 WITA

Curanmor Terungkap, Polsek Manggelewa Amankan 4 Sepeda Motor

28 September 2026 - 00:16 WITA

Trending di News