Menu ✖

Mode Gelap

News · 18 Okt 2026 08:56 WITA ·

Wabup Nurul Adha: Kemiskinan Bukan Penghalang Siswa Sekolah Rakyat Meraih Mimpi


 Wabup Nurul Adha: Kemiskinan Bukan Penghalang Siswa Sekolah Rakyat Meraih Mimpi Perbesar

Lombok Barat, ERANTB.COM – Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, mengapresiasi perkembangan pendidikan dan pembentukan karakter siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 18 Lombok Barat. Ia juga mendorong percepatan pembangunan gedung sekolah permanen di Kecamatan Kuripan agar dapat menampung lebih banyak anak dari keluarga prasejahtera.

Hal itu disampaikan Nurul Adha saat menghadiri Open House SRMP 18 Lombok Barat di Aula Sentra Paramita, Desa Bengkel, Kecamatan Labuapi, Sabtu (17/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para siswa menampilkan berbagai kemampuan dan potensi yang mereka miliki. Penampilan itu menarik perhatian Wakil Bupati, terutama karena para siswa menunjukkan kepercayaan diri di hadapan para tamu undangan.

Menurut Nurul Adha, hal tersebut membuktikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki potensi besar apabila mendapatkan kesempatan, pendidikan yang layak, serta lingkungan yang mendukung.

“Sekolah Rakyat ini keren. Ini membuktikan bahwa anak-anak kita memiliki potensi besar jika diberikan kesempatan, pendidikan yang layak, dan lingkungan yang mendukung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Pendidikan di Sekolah Rakyat, lanjutnya, tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga menekankan pembentukan karakter, kecerdasan emosional, dan spiritual melalui pembiasaan positif, termasuk kegiatan ibadah sehari-hari.

Di sisi lain, Nurul Adha menyoroti kebutuhan pembangunan gedung permanen SRMP 18 di Kecamatan Kuripan. Saat ini, kegiatan belajar mengajar masih memanfaatkan fasilitas Sentra Paramita Mataram.

Keterbatasan ruang kelas dan fasilitas asrama menjadi tantangan dalam menampung calon peserta didik baru, terutama siswa kelas VII.

“Kami berharap dalam dua tahun ke depan Lombok Barat sudah memiliki gedung Sekolah Rakyat sendiri, sehingga tidak lagi menumpang di Sentra Paramita maupun harus bergantung pada fasilitas di kabupaten lain,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial untuk mendorong percepatan pembangunan fasilitas permanen tersebut.

Kepada para siswa, Nurul Adha berpesan agar mereka terus belajar dengan tekun, menjaga akhlak, serta menghormati orang tua dan guru.

Ia menegaskan bahwa kondisi ekonomi keluarga tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih cita-cita dan membangun masa depan yang lebih baik.

Sementara itu, Kepala Sentra Paramita Mataram, Arif Rohman, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang sebagai upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan yang terarah dan berkelanjutan.

Namun, menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan bersama antara pemerintah, pihak sekolah, dan keluarga.

Meskipun pemerintah telah menyediakan fasilitas pendidikan, asrama, dan perlengkapan siswa secara gratis, keterlibatan orang tua tetap diperlukan untuk membentuk kedisiplinan dan mental pantang menyerah pada anak.

“Apa yang telah diberikan oleh Presiden dan Kementerian Sosial tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila orang tua tidak ikut mendorong anak-anaknya untuk menjadi lebih disiplin, berani, dan pantang menyerah,” pungkasnya.

Melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat, diharapkan anak-anak dari keluarga prasejahtera di Lombok Barat memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik, mengembangkan potensi diri, dan memiliki peluang lebih besar untuk meraih masa depan yang lebih sejahtera.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hari ke-5 Pencarian, Korban Terakhir Tenggelam di Pantai Petani Lunyuk Akhirnya Ditemukan

19 Oktober 2026 - 08:33 WITA

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Anak Miskin Ekstrem, Bupati Sumbawa: Pendidikan Kunci Masa Depan

18 Oktober 2026 - 08:01 WITA

Truk Pengangkut Kayu Terbalik di Tanjakan Bringin Sier Moyo Hulu, Dua Orang Tewas

16 Oktober 2026 - 21:58 WITA

Tim SAR Temukan Dua Jenazah Santri Tenggelam di Lunyuk, Satu Korban Masih Dicari

16 Oktober 2026 - 21:07 WITA

DPMPTSP Lombok Barat Raih Predikat Sangat Baik, Perizinan Jemput Bola hingga Desa

16 Oktober 2026 - 10:55 WITA

Perkuat Akses Informasi Desa, Diskominfotik Lombok Barat Latih KIM Produksi Konten Kreatif

15 Oktober 2026 - 11:00 WITA

Trending di News