Menu

Mode Gelap

News · 19 Jan 2022 11:09 WITA ·

Ketua DPRD Lotim Murnan : Minta APH Tindak Tegas Kepada Pengecer Yang Menaikan Harga Pupuk


 Ketua DPRD Lotim Murnan :  Minta APH Tindak Tegas Kepada Pengecer Yang Menaikan Harga Pupuk Perbesar

ERANTB.COM– Lombok Timur-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur,Murnan meminta semua pihak untuk taat aturan dalam penyaluran pupuk bersubsidi dan meminta pihak Aparat Penegak hukum (APH) untuk menindak oknum pengecer yang menaikan harga.

“Saya pikir semua taat aturan saja, saat ini mereka sedang butuh pupuk, terutama petani yang baru menanam padi dan berharap semua pihak tidak merugikan masyarakat petani, “kata Murnan saat dimintai keterangan terkait pupuk bersubsidi. Senin (01/22)

Menurut Murnan,mendukung kebijakan Dinas Pertanian dalam membuat terobosan untuk melakukan pengawalan dan pengawasan terhadap penyaluran pupuk bersubsidi. “sistem kupon, sistem kartu atau apa istilah lainya, tapi mungkin ada proses pemantauan yang lebih komprehensif, “. ucapnya.

murnansapa akrabnya menyatakan , petugas lapangan harus kerja sama agar apa yang terjadi di lapangan lebih cepat diketahui. Apakah memang pupuk bersubsidi sudah habis atau memang kekurangan harus diketahui oleh semua pihak terkait termasuk Dinas.

Pupuk saat ini merupakan kebutuhan masyarakat petani, Ia menyebutkan bagi masyarakat petani pupuk menjadi kebutuhan dasar mereka bercocok tanam. Hal ini menjadi bentuk salah satu bentuk perlindungan yang harus dilakukan kepada masyarakat petani terhadap kebutuhan ini

” Masalah oknum pengecer yang menaikkan harga harus ada tindakan tegas dari pihak APH terhadap pihak penyalur dan kalau ada ditemukan harga tidak sesuai dengan HED harga pupuk bersubsidi, silahkan ditindak oknum pengecer tersebut, ” tegasnya

Ketua DPRD Lotim berharap kerjasama semua pihak dalam memudahkan para petani, karena para petani membutuhkan pupuk dalam situasi bercocok tanam. Ia meminta hak – hak para petani harus di penuhi oleh para penyalur dan taat terhadap aturan. Ia juga mengajak untuk bersama – bersama meningkatkan perhatian terhadap masyarakat petani.

“Kasian mereka, kalau pun setiap tahun mereka belum tentu ada keuntungan, mereka jalankan rutinitas, sementara pemerintah mendapatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) bersumber dari pertanian dan perkebunan. menurut saya mereka layak mendapatkan perhatian, ” katanya

Ia berharap dan mendorong masyarakat petani untuk bertani secara moderen, dengan harapan bahwa masyarakat petani tidak tergantung dengan pupuk produksi pabrikan. Karena menurut dirinya, masih banyak cara lain untuk menanam untuk mendapatkan produksi pangan yang bagus.

“sesungguhnya kita berharap kepada para petani untuk tidak bergantung terhadap pupuk yang pabrikan ini, ” pintanya

Tambahnya, Ke depan Ia berharap ada pemikiran – pemikiran dengan cara baru yang diterapkan sehingga produksi masyarakat petani meningkatkan pendapatan dan secara ekonomi menguntungkan petani, ” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KKN Unram Gagas Paket Wisata Satu Hari “Jelajah Timbanuh” untuk Dorong Ekonomi Lokal

20 Agustus 2026 - 07:53 WITA

Resmikan Inovasi Bedengan Terbalik, KKN Unram Sulap Pekarangan Desa Setiling Jadi Lahan Produktif

19 Agustus 2026 - 21:40 WITA

MotoGP 2026 Makin Dekat, Okupansi Hotel Merumatta Senggigi Hampir 100 Persen

19 Agustus 2026 - 20:12 WITA

Respons Gempa NTT, Pemkot Mataram Siapkan Bantuan hingga Tenaga Kesehatan

19 Agustus 2026 - 12:27 WITA

Dorong Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Pemprov NTB Jadikan KDKMP Penggerak di 40 Desa Berdaya Transformatif

19 Agustus 2026 - 11:13 WITA

Kado Manis HUT RI ke-81, 1.256 Warga Binaan Lapas Lombok Barat Terima Remisi, Enam Langsung Bebas

19 Agustus 2026 - 11:02 WITA

Trending di Lombok Barat