Menu

Mode Gelap

News · 26 Mei 2022 21:33 WITA ·

Johan Rosihan Kembali Buka BIMTEK dan Sosialisasi Tanaman Pangan di Kabupaten Dompu


 Johan Rosihan Kembali Buka BIMTEK dan Sosialisasi Tanaman Pangan di Kabupaten Dompu Perbesar

ERANTB.COM–Dompu – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Johan Rosihan, ST, kembali membuka kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) dan Sosialisasi Tanaman Pangan, di Kabupaten Dompu, Kamis, (05/22). Pagi.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Tursina Dompu itu dihadiri oleh Perwakilan Kementerian Pertanian RI (Direktorat Jenderal Tanaman Pangan), perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Dompu, dan diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari kelompok tani dan penyuluh.

Johan Rosihan, dalam sambutannya menjelaskan Bimbingan Tekhis (BIMTEK) dan Sosialisasi Tanaman Pangan tersebut dilakukan semata-mata demi mendorong kapasitas petani dan penyuluh kita di Kabupaten Dompu.

Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh Indonesia, tetapi hanya dilaksanakan oleh Anggota DPR RI yang masuk di Komisi IV katanya.

“Ini merupakan hasil dari refocusing anggaran yang dilakukan oleh Komisi IV sebagai bentuk nyata dukungan kita kepada para petani dan penyuluh di daerah,” ungkapnya.

Lebih jauh, Johan berharap agar (BIMTEK) ini, bisa mendorong kreatifitas dan inovasi para petani kita di tengah tantangan zaman kemajuan teknologi dan COVID-19 yang tidak bisa lagi terelakkan.

“Pupuk kita langka, harga gabah kita anjlok. Ini adalah serangkaian masalah yang selalu terjadi secara berulang-ulang. Kalau kita tidak kreatif, maka kita akan terpuruk dengan kondisi,” terang Johan.

Untuk itu, Politisi PKS asal Sumbawa yang akrab disapa HJR ini, beranggapan bahwa perlu ada satu langkah bersama dari hulu sampai hilir untuk mendorong dan mendampingi petani-petani kita untuk bisa lebih survive dalam berbagai kondisi.

“Jika pupuk langka, kita masih bisa pake pupuk organik, dulu saya pernah mencoba dan hasilnya tidak mengecewakan. Kalau harga gabah sedang anjlok, maka jangan dulu jual semuanya. Simpan dulu sebagian sampai harga kembali normal,” pungkasnya.

Menurut Johan, sebagai petani kita harus bisa bertahan dalam berbagai kondisi. Marilah kita menjadi petani-petani tangguh yang memiliki kapasitas dan berdaya. Jika sudah demikian, maka isi tas akan mengikuti.

Diakhir sambutannya, semoga BIMTEK ini bisa menghasilkan ilmu yang bermanfaat, bagi penyuluh, agar diterapkan pada saat melakukan aktifitas dilapangan, serta berbagi kepada petani lainnya yang tidak sempat hadir mengikuti kegiatan ini. Tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Resmikan Inovasi Bedengan Terbalik, KKN Unram Sulap Pekarangan Desa Setiling Jadi Lahan Produktif

19 Agustus 2026 - 21:40 WITA

MotoGP 2026 Makin Dekat, Okupansi Hotel Merumatta Senggigi Hampir 100 Persen

19 Agustus 2026 - 20:12 WITA

Respons Gempa NTT, Pemkot Mataram Siapkan Bantuan hingga Tenaga Kesehatan

19 Agustus 2026 - 12:27 WITA

Dorong Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Pemprov NTB Jadikan KDKMP Penggerak di 40 Desa Berdaya Transformatif

19 Agustus 2026 - 11:13 WITA

Kado Manis HUT RI ke-81, 1.256 Warga Binaan Lapas Lombok Barat Terima Remisi, Enam Langsung Bebas

19 Agustus 2026 - 11:02 WITA

Rayakan HUT RI ke-81 di Tengah Laut, Sekolah Pesisi Juang Ajak Warga “Melarung” Ego

19 Agustus 2026 - 09:11 WITA

Trending di Kota Mataram