Menu ✖

Mode Gelap

News · 17 Sep 2022 07:28 WITA ·

Sinergi Stakeholders Berperan Bangun Industri Prioritas Di NTB


 Sinergi Stakeholders Berperan Bangun Industri Prioritas  Di NTB Perbesar

Bima – Dinas Perindustrian NTB menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bima dan stakeholder terkait mengadakan Kegiatan Road Show dan Talk Show bertema “Strategi Peningkatan Kualitas Komoditi Unggulan dan Diserfikasi Produk Turunannya” bertempat di Taman Panda Kabupaten Bima, Kamis (09/22).

Pemerintah daerah berupaya membangun kemandirian dan pemulihan ekonomi. Salah satu upayanya dengan cara mengembangkan komoditas unggulan daerah dalam rangka Sinergitas Pengembangan Industri diwilayah Kabupaten Bima.

Kepala Dinas Perindustrian Prov. NTB Nuryanti menyampaikan pentingnya peran stakeholder dalam sambutannya untuk membangun ekosistem industrialisasi yang di perkuat dari buku hingga hilirnya.

“Beberapa Kepala OPD provinsi NTB serta stakeholders Semua yang hadir merupakan ekosistem industrialisasi, mulai dari stakeholder yang menangani bahan baku seperti pertanian dan peternakan dan perikanan, juga ada dinas dinas yang fokus pada industri olahannya, ada perbankan yang akan menjadi pemodal dan ada beberapa BUMN maupun instansi vertikal seperti BBPOM yang sudah ada di kabupaten Bima”. Tutur Yanti.

Sementara itu, Bupati Bima Indah Dhamayanti Putri, menyampaikan Kabupaten Bima memiliki sejumlah potensi unggulan diantaranya adalah garam dan bawang, Komoditi unggulan yang di anggap mampu meningkatkan produksi Pertanian daerah diperkuat kembali oleh Pemerintah. Produk-produk pertanian Provinsi NTB memiliki kualitas yang sangat baik. Bahkan produk pertanian NTB sudah dapat bersaing dengan produk pertanian unggulan luar daerah.

Selain olahan pertanian garam dengan pengolahan tradisional juga menjadi produk yang dihasilkan oleh Kabupaten Bima.

“Menurutnya, Selama ini petambak garam masih melakukan pengolahan dengan secara tradisional lantaran masih belum menggunakan geosilator, Dalam hal ini karena banyak petambak yang juga masih memanfaatkan tambak sebagai tempat memelihara udang dan bandeng”. Tutur Indah disapa akrabnya.

Salah satu tantangan dalam menjual garam Bima yaitu kualitas garam yang belum mampu bersaing dengan garam produk luar. Jika petambak ingin memperoleh hasil yang lebih bagus dari usaha garam ini, tentu mereka harus memliki kualitas produk yang lebih bagus melalui proses yodiumisasi.

Selain garam, komoditas bawang merah juga menjadi atensi Kabupaten Bima. Bawang bima memang sangat terkenal dimasyarakat NTB maupun Indonesia lantaran bawang bima tetap dikirim ke sejumlah wilayah diindonesia pada saat panen tiba. Tetapi sejauh ini belum ada pusat pengolahan bawang karena kadar airnya tergolong cukup tinggi, Sehingga sulit untuk diolah menjadi komoditas siap konsumsi seperti bawang goreng.

“Kami berharap kedepannya dinas terkait yang berkolaborasi dengan stakeholder terkait bisa membangun tempat pengolahan produk bawang merah yang berada di bima, sehingga pada saat panen tiba tidak menjadi persoalan lagi” harap Indah Dhamayanti Putri Bupati Dua periode.

Dalam waktu yg sama Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc   mengatakan   bahwa industrialisasi harus dilakukan sebagai kebutuhan bersama, industrialisasi bukan program gubernur, bukan juga program pemerintah tpi program masyarakat. Komoditas tradisonal nantinya akan terlalu akan terus bergerak ke sektor industri, bahkan ke sektor ekonomi,” ungkapnya saat Talkshow  Industrialisasi.

Industrialisasi merupakan salah satu ikhtiar dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, Menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Industrialisasi bukan konsep yang baru, tapi siapa yang belajar ekonomi pasti mensyaratkan bahwa untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Ketua Umum TP PKK NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bima, Ketua DPRD Kab. Bima, Walikota Bima Beserta OPD Terkait.

Mari kita berdama wujudkan NTB Gemilang melalui industrialisasi yang menjadikan masyarakat sejahtera.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pecahkan Rekor, MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157.875 Penonton

11 Oktober 2026 - 09:20 WITA

Pengeroyokan di SPBU Kebayan, 7 Pemuda Diamankan Polisi

8 Oktober 2026 - 19:53 WITA

MotoGP Mulai Berdatangan ke Lombok, Mandalika Bersiap Sambut Balapan Dunia

6 Oktober 2026 - 15:52 WITA

Stichting Rizq Bantu Anak Yatim di Sumbawa, Bagikan 173 Paket Bantuan

5 Oktober 2026 - 21:56 WITA

Jalur Pendakian Timbanuh Puncak Tembesi, Alternatif Favorit Nikmati Keindahan Gunung Rinjani

5 Oktober 2026 - 13:09 WITA

NTB Care Apresiasi Kadis Dinsos Loteng H. Masnun Luncurkan Jari Masmirah: Layanan Sosial Cukup Lewat WA

2 Oktober 2026 - 15:59 WITA

Trending di Lombok Tengah