ERANTB.COM–Mataram- Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola anggaran yang efektif, transparan, dan akuntabel. Salah satu upayanya ditunjukkan melalui pelaksanaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Penyusunan Kertas Kerja, TOR, dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan ini digelar di Melati Ballroom, Lombok Garden Hotel, Mataram, pada Rabu (21/5/2025), dan dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Perencanaan (Karo Rena) Polda NTB, Kombes Pol. Susilo Setiawan, S.I.K. Rakernis diikuti oleh para Kabagren Polres/ta jajaran Polda NTB serta operator di bidang perencanaan anggaran.
Dalam sambutannya, Kombes Susilo menegaskan pentingnya Rakernis ini sebagai wadah peningkatan kapasitas personel dalam penyusunan dan pengelolaan anggaran, guna mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian secara maksimal.
“Rakernis ini bagian dari upaya kita mengoptimalkan setiap rupiah anggaran. Bukan hanya pada tahap perencanaan, tetapi juga dalam pelaksanaan dan pelaporan agar lebih efektif dan akuntabel,” ujarnya.
Penyusunan kebutuhan anggaran tahun 2026 sendiri telah dilakukan melalui aplikasi E-JAKSTRA, dengan total usulan mencapai Rp1,86 triliun. Adapun rincian usulan anggaran terdiri atas:
Belanja Pegawai: Rp936,17 miliar
Belanja Barang: Rp668,89 miliar
Belanja Modal: Rp263,18 miliar
Penyusunan pagu indikatif dilakukan dengan menggunakan baseline dari alokasi anggaran Tahun Anggaran 2025, tanpa adanya blokir atau automatic adjustment.
Karo Rena juga menekankan bahwa anggaran untuk perjalanan dinas (perjaldis) sebesar Rp5,6 miliar tidak diperbolehkan mengalami perubahan akun, mengingat adanya atensi khusus dari Presiden RI terkait efisiensi belanja perjalanan dinas.
“Kami harap seluruh peserta mengikuti Rakernis ini dengan sungguh-sungguh agar kesalahan dan kendala dalam proses perencanaan serta pelaksanaan anggaran ke depan dapat diminimalkan,” pungkasnya.
Dengan terselenggaranya Rakernis ini, Polda NTB diharapkan dapat menjadi contoh dalam penyusunan dan pelaksanaan anggaran yang efisien, tepat sasaran, dan profesional.
























