Menu ✖

Mode Gelap

News · 4 Nov 2026 10:47 WITA ·

Massa Sempat Memanas, Polres Dompu Evakuasi Terduga Penganiaya Guru di SDN 15 Woja


 Massa Sempat Memanas, Polres Dompu Evakuasi Terduga Penganiaya Guru di SDN 15 Woja Perbesar

DOMPU, ERANTB.COM – Polres Dompu bergerak cepat mengevakuasi seorang pria berinisial MAJ (29), yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang guru berinisial M (44) di SDN 15 Woja, Dusun Riwo, Desa Riwo, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Selasa (3/11/2026).

Evakuasi dilakukan setelah situasi di lokasi kejadian memanas akibat kedatangan sejumlah warga yang berupaya melakukan aksi main hakim sendiri terhadap terduga pelaku.

Akibat dugaan penganiayaan tersebut, korban mengalami luka di bagian belakang kepala dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Dompu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika MAJ mendatangi SDN 15 Woja untuk menemui kepala sekolah. Namun, karena kepala sekolah tidak berada di tempat, MAJ diarahkan menunggu di ruang guru.

Saat berada di ruangan tersebut, terjadi komunikasi antara MAJ dan korban. Diduga tersinggung dengan pembicaraan yang berlangsung, MAJ terpancing emosi hingga melakukan tindakan penganiayaan terhadap korban.

Seorang guru yang berada di lokasi sempat berupaya melerai kejadian tersebut. Namun, informasi mengenai peristiwa itu dengan cepat menyebar dan mengundang kedatangan warga sekitar.

Situasi semakin memanas setelah sejumlah warga berupaya menghakimi MAJ. Untuk mencegah kejadian yang lebih buruk, pihak sekolah bersama staf Pemerintah Desa Riwo mengamankan terduga pelaku di ruang guru.

Menerima laporan kejadian tersebut, Kapolsek Woja IPTU Rachmat Ratri Anggoro, S.Psi., M.Psi., Psikolog, langsung memerintahkan personel piket bersama Bhabinkamtibmas Desa Riwo AIPDA Heri, dipimpin KSPK II AIPTU Hermawan, mendatangi lokasi.

Personel kepolisian kemudian melakukan pendekatan persuasif dan negosiasi dengan warga agar tidak melakukan tindakan anarkis serta menyerahkan penanganan perkara kepada kepolisian.

Karena jumlah massa terus bertambah, Kapolsek Woja berkoordinasi dengan Kapolres Dompu untuk meminta bantuan tambahan personel.

Atas arahan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., sekitar pukul 12.45 Wita, personel Polres Dompu yang dipimpin Kasubbagbinops Bag Ops IPTU Rahmadun Siswanto, S.H., bersama Kasubbagdalops Bag Ops IPTU Kurniawan dan KBO Sat Samapta IPDA Syamsurizal tiba di lokasi.

Dalam proses evakuasi sempat terjadi ketegangan ketika sejumlah warga berupaya mendekati terduga pelaku. Namun, berkat kesigapan personel dan pendekatan persuasif, situasi berhasil dikendalikan.

MAJ akhirnya berhasil dievakuasi dan dibawa ke Mapolres Dompu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Woja IPTU Rachmat Ratri Anggoro mengatakan, langkah cepat yang dilakukan jajarannya merupakan bentuk respons kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus melindungi keselamatan semua pihak.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Setiap persoalan hukum hendaknya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Dompu IPTU Fitrawan Dwi Ramadhani, S.Tr.K., M.Si., mengatakan terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Dompu untuk menjalani pemeriksaan.

Penyidik Satreskrim saat ini mengumpulkan keterangan saksi, mendalami kronologi dan motif kejadian, serta menelusuri alat bukti, termasuk hasil pemeriksaan medis terhadap korban.

“Terduga pelaku sudah kami amankan dan saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Kami pastikan penanganan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” jelasnya.

Kasat Reskrim juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Terpisah, Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan apresiasi Kapolres Dompu kepada personel Polsek Woja dan Polres Dompu yang bergerak cepat menangani kejadian tersebut, khususnya dalam mencegah aksi main hakim sendiri.

Kapolres menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum, termasuk seseorang yang diduga melakukan tindak pidana.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas, tidak mudah terpancing emosi, serta menyerahkan setiap persoalan hukum kepada aparat penegak hukum. Polres Dompu berkomitmen menangani setiap perkara secara profesional, transparan dan berkeadilan,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar SDN 15 Woja dan wilayah Desa Riwo dilaporkan aman dan kondusif. Polres Dompu terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat untuk memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wabup Sumbawa Minta Korban Kebakaran di Utan Segera Ditangani

4 November 2026 - 10:05 WITA

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Curanmor Honda Genio, Motor Digadaikan Rp1,5 Juta

3 November 2026 - 19:10 WITA

Surat DOB Pulau Sumbawa Sudah di Meja Kemendagri, Aliansi PPS Tagih Kepastian Pemekaran Sejak 2013

3 November 2026 - 18:31 WITA

Stunting NTB Masih Jadi PR, Lombok Timur Catat Prevalensi Tertinggi 19,38 Persen

30 Oktober 2026 - 08:21 WITA

BALE-PMI Diluncurkan di Lombok Barat, Calon PMI Bisa Akses Informasi dari Desa

29 Oktober 2026 - 14:41 WITA

Polda NTB Ungkap 7 Kasus Penyalahgunaan BBM, 4.419 Liter Diamankan

27 Oktober 2026 - 06:37 WITA

Trending di News