Menu

Mode Gelap

News · 27 Mei 2025 11:21 WITA ·

Gudang Oli Diduga Palsu di Sumbawa Digerebek Intel dan Astra, Polisi Dinilai Tak Tegas


 Gudang Oli Diduga Palsu di Sumbawa Digerebek Intel dan Astra, Polisi Dinilai Tak Tegas Perbesar

ERANTB.COM– Sumbawa – Dugaan peredaran oli palsu di Kecamatan Labuan Badas, Kabupaten Sumbawa, NTB, mengundang perhatian serius. Tim Intel Kodim 1607/Sumbawa bersama perwakilan PT Astra melakukan investigasi langsung ke sebuah gudang distributor oli di RT 01 RW 10, Dusun Kali Baru, Kelurahan Labuhan Sumbawa, persis di samping Mapolsek Labuan Badas.

Investigasi dimulai sekitar pukul 17.00 WITA. Tim intel meminta izin memeriksa legalitas oli yang disimpan dan didistribusikan di gudang tersebut. Ketegangan sempat terjadi ketika pemilik gudang menolak pemeriksaan, mempertanyakan identitas dan surat tugas aparat. Setelah dokumen ditunjukkan, pengecekan barcode produk dilakukan oleh pihak Astra.

Hasilnya mengejutkan: sejumlah produk tidak terdaftar dalam sistem resmi Astra, mengindikasikan dugaan kuat pemalsuan atau peredaran oli oplosan.

Sekitar pukul 18.30 WITA, Pasi Intel Kodim tiba di lokasi, disusul kedatangan aparat dari Polres Sumbawa pada pukul 20.00 WITA, termasuk Kasat Intel, Kanit Intel, dan Kanit Tipiter. Laporan resmi telah lebih dulu disampaikan perwakilan Astra ke Polsek Labuan Sumbawa, didampingi Intel Kodim.

Namun, situasi berubah setelah aparat Polres datang. Menurut sumber SIAR POST di lapangan, pihak Astra diminta mencabut laporan, diduga atas desakan oknum yang ingin kasus ini ditutup sementara dan tidak dipublikasikan.

Salah satu karyawan gudang mengaku baru bekerja di tempat itu. Ia menyebut bosnya berasal dari Jakarta dan memiliki jaringan gudang serupa di berbagai wilayah, termasuk di Bali.

Pihak Astra menegaskan, produk yang tidak terdaftar di sistem resmi hampir pasti adalah oli palsu atau oplosan. “Kalau asli, barcode pasti terbaca oleh sistem kami,” ujar perwakilan Astra di lokasi.

Diduga, praktik ini telah berlangsung lama. Pemeriksaan barcode menunjukkan ketidaksesuaian dan tidak terdeteksi dalam sistem resmi Astra.

Namun ironis, meski bukti awal cukup kuat dan pelaporan sudah dilakukan, proses hukum tidak berjalan sebagaimana mestinya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kapolres Sumbawa terkait langkah lanjutan.

Artikel ini telah dibaca 102 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kammi Lombok Barat Sukses Gelar Lobar Future Leader jadi langkah awal Ekspansi Kaderisasi dan Gerakan pemuda

21 September 2026 - 09:58 WITA

KAMMI Lombok Barat Sukses Gelar Lobar Future Leader 1 2026, Jadi Langkah Awal Ekspansi Kaderisasi dan Gerakan Pemuda

21 September 2026 - 09:40 WITA

Pemprov NTB Perkuat Kepastian Hukum Demi Tingkatkan Kepercayaan Investor

19 September 2026 - 22:13 WITA

NTB Raih Tiga Apresiasi Kemendagri, Program Perumahan, Pendidikan, dan Lingkungan Disorot

19 September 2026 - 06:33 WITA

Raperda Perubahan APBD NTB 2026 Disetujui, Pemprov Fokus Amankan Pelayanan Publik dan Bencana Kekeringan

19 September 2026 - 06:03 WITA

Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Opek Terduga Pencuri iPhone Mahasiswi di RS Kota Mataram

17 September 2026 - 20:13 WITA

Trending di News