Menu

Mode Gelap

News · 20 Sep 2025 21:11 WITA ·

Gekrafs NTB Inisiasi Festival Perak, Lestarikan Budaya di Era Digital


 Gekrafs NTB Inisiasi Festival Perak, Lestarikan Budaya di Era Digital Perbesar

 

Mataram, ERANTB.COM – Festival Permainan Rakyat (Perak) resmi dibuka di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (20/9/2025). Ajang ini menampilkan beragam permainan tradisional, pameran ekonomi kreatif, hingga pertunjukan seni budaya.

Kegiatan yang digagas Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) NTB tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi NTB, BRI, NTB Syariah, dan sejumlah komunitas lokal.

Acara pembukaan dihadiri Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, Ketua DPW Gekrafs NTB Yeyen Seprian Rachmat, serta jajaran Forkopimda, termasuk perwakilan Kapolda NTB dan Danrem 162/WB.

Ketua Gekrafs NTB, Yeyen Seprian Rachmat, menjelaskan Festival Perak ini merupakan tindak lanjut MoU antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan Gekrafs di Senayan. NTB menjadi provinsi pertama yang menindaklanjuti kerja sama tersebut.

“Permainan rakyat bukan hanya warisan budaya, tapi juga punya potensi ekonomi. Di era digital, permainan ini bisa di-update, bukan sekadar nostalgia, melainkan identitas lokal yang bernilai,” ujarnya.

Yeyen sapaan akrabnya, menargetkan pada 2026, NTB siap menjadi tuan rumah Perak Nusantara dengan menghadirkan permainan rakyat dari 38 provinsi se-Indonesia.

Sementara itu, Gubernur NTB DR. H. Lalu Muhammad Iqbal,M.Hub.Int menegaskan bahwa ekonomi kreatif merupakan masa depan yang menjanjikan.

“Nilai ekonomi kreatif dunia mencapai USD 2,3 triliun, menyumbang 3,3 persen PDB global. Ini bukti industri berbasis kreativitas individu semakin diakui. NTB punya banyak mutiara tersembunyi yang harus diberi panggung,” tegasnya.

Iqbal juga mendorong generasi muda untuk mengkreasikan ulang permainan rakyat agar tetap relevan. “Ekspresi budaya jangan stagnan. Biarkan anak-anak muda menghidupkan kembali permainan tradisional sehingga bisa diwariskan,” tambahnya.

Festival Perak NTB 2025 menghadirkan permainan khas Nusantara seperti Tapa Gala, Mpa’a Gopa, Mpa’a Gantao, Main Ayam, Berempuk, Cungkit, Main Tali, Manok Kurung, Main Benteng, hingga Balap Tengkulak, cinema rakyat,obor.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati Expo Ekraf, obrolan ekonomi kreatif, sinema rakyat, pentas musik, serta kontes foto dan video kreator.

Dengan semangat kolaborasi, Festival Perak NTB diharapkan tidak sekadar menjadi ajang nostalgia, tetapi juga momentum lahirnya industri kreatif baru berbasis budaya lokal.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kammi Lombok Barat Sukses Gelar Lobar Future Leader jadi langkah awal Ekspansi Kaderisasi dan Gerakan pemuda

21 September 2026 - 09:58 WITA

KAMMI Lombok Barat Sukses Gelar Lobar Future Leader 1 2026, Jadi Langkah Awal Ekspansi Kaderisasi dan Gerakan Pemuda

21 September 2026 - 09:40 WITA

Pemprov NTB Perkuat Kepastian Hukum Demi Tingkatkan Kepercayaan Investor

19 September 2026 - 22:13 WITA

NTB Raih Tiga Apresiasi Kemendagri, Program Perumahan, Pendidikan, dan Lingkungan Disorot

19 September 2026 - 06:33 WITA

Raperda Perubahan APBD NTB 2026 Disetujui, Pemprov Fokus Amankan Pelayanan Publik dan Bencana Kekeringan

19 September 2026 - 06:03 WITA

Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Opek Terduga Pencuri iPhone Mahasiswi di RS Kota Mataram

17 September 2026 - 20:13 WITA

Trending di News