Ketua Keluarga Alumni KAMMI, Rahman Toha Budiarto, atau Bang Amang Toha, menyampaikan sambutan dalam pelantikan Pengurus Pusat KAMMI periode 2026–2028 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
JAKARTA ERANTB.COM – Ketua Keluarga Alumni KAMMI, Rahman Toha Budiarto, menilai semangat perjuangan KAMMI sejak era Reformasi masih relevan dengan agenda pembangunan Indonesia saat ini. Ia mendorong kader KAMMI untuk terus menyuarakan amanat konstitusi sekaligus mengambil peran dalam mengawal program strategis negara, terutama terkait pemenuhan kebutuhan dasar dan penguatan ekonomi rakyat.
Hal tersebut disampaikan Rahman dalam pelantikan Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) periode 2026–2028 yang dipimpin Muhamad Amri Akbar, S.T., M.M., di Gedung Galeri Ismail Oesman Effendi, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Pelantikan yang mengusung tema “Energi Untuk Indonesia Menambah Daya Menguatkan Kolaborasi Membangun Indonesia Emas 2045” tersebut menjadi momentum bagi KAMMI untuk memperkuat peran kader dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Rahman Toha: Perjuangan KAMMI Harus Tetap Berpihak kepada Rakyat
Rahman mengaku bangga melihat keberlanjutan perjuangan KAMMI melalui kepengurusan yang baru. Ia mengingatkan bahwa organisasi tersebut memiliki catatan kontribusi dalam perjalanan bangsa, termasuk pada momentum Reformasi.
“Sejak menjadi mahasiswa, KAMMI sudah terbiasa mengkaji dan menyuarakan amanat UUD 1945. Salah satunya bagaimana negara hadir menghapus kemiskinan dan memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi,” ujar Rahman.
Ia kemudian mengaitkan semangat perjuangan tersebut dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kalau kita melihat sekarang, ada program Makan Bergizi Gratis. Ini memiliki relevansi dengan semangat yang dahulu juga kita perjuangkan, yaitu bagaimana kebutuhan dasar rakyat dapat terpenuhi,” katanya.
Selain pemenuhan kebutuhan pangan, Rahman turut menyoroti amanat konstitusi mengenai koperasi dan penguatan ekonomi rakyat. Menurutnya, KAMMI perlu terus menyuarakan agenda tersebut, termasuk dengan mengawal program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
“Penguatan koperasi dan ekonomi rakyat juga merupakan amanat konstitusi. JiKAMMI harus terus menyuarakan hal itu agar ekonomi masyarakat semakin kuat,” tambahnya.
Rahman berharap kader KAMMI tidak hanya menjaga semangat historis organisasi, tetapi juga mampu menerjemahkan nilai-nilai perjuangan ke dalam kontribusi nyata. Ia menekankan pentingnya peran kader sebagai kekuatan mahasiswa dan pemuda yang kritis, konstruktif, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
Dengan semangat tersebut, KAMMI diharapkan terus mengambil bagian dalam mengawal pembangunan nasional dan berkontribusi mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
























