Menu

Mode Gelap

Daerah · 18 Jun 2021 23:16 WITA ·

Indeks Inovasi NTB Rendah, Kadiskominfotik NTB : Banyak Inovasi yang Belum Dilaporkan


 Indeks Inovasi NTB Rendah, Kadiskominfotik NTB : Banyak Inovasi yang Belum Dilaporkan Perbesar

ERANTB.COM — Mataram – Pemprov NTB mendorong pelaporan inovasi-inovasi yang dilakukan jajarannya untuk meningkatkan indeks inovasi yang masih tergolong rendah. Selama ini, terdapat banyak inovasi daerah yang belum terlaporkan dengan baik. Dengan laporan yang lebih baik, Pemprov NTB optimis indeks inovasi akan meningkat.

Pandangan itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB, Dr. Najamuddin Amy di Mataram, Jumat, 18 Juni 2021, di Mataram. Najamuddin mengapresiasi data sementara yang dirilis oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri (Litbang Kemendagri), Agus Fatoni baru-baru ini.

Ia menyebutkan, terdapat lima provinsi yang memiliki nilai indeks inovasi terendah. Salah satunya adalah Provinsi NTB. Namun, Fatoni juga mengakui bahwa indeks yang rendah belum tentu mencerminkan kondisi yang sebenarnya.

“Bisa jadi pemerintah daerah memiliki inovasi yang cukup banyak, tapi tidak dilaporkan atau bisa saja dilaporkan tapi tidak evidence based dan ditunjang data-data pendukung yang ada,” terang Fatoni.

Terkait hal ini, Najamuddin menegaskan bahwa Pemprov NTB telah menyikapi informasi ini dengan memperkuat pelaporan inovasi daerah di NTB.

“Apa yang diungkapkan Litbang Kemendagri kita apresiasi sebagai evaluasi untuk berbenah. Seperti yang disampaikan Kemendagri banyak daerah punya inovasi dan terobosan tapi tidak terinput dengan baik dan dilaporkan secara berkala,” ujarnya.

Ia menegaskan, tahun ini, Pemprov NTB akan memaksimalkan seluruh inovasi daerah sebagai terobosan-terobosan yang ada, untuk dilaporkan secara maksimal sesuai batas waktu yang ditentukan Litbang Kemendagri.

“Masih ada batas waktu 56 Hari untuk Input Inovasi dari masing2 OPD. NTBCare dan NTB Satu Data sudah selesai input data dan masuk dalam pelaporan ini termasuk ada beberapa dari OPD yang lain,” ujarnya.

Najamuddin menyebutkan, terdapat banyak inovasi yang telah dibuat di NTB. Namun, belum dilaporkan ke Kemendagri. “Kalau masuk ke STIP saja, lihat inovasinya luar biasa. Belum lagi JPS Gemilang, dan lain-lain,” sebutnya.

Selain itu, ia juga menyebutkan sejumlah inovasi lain seperti program Posyandu, Desa Wisata, NTB Mall, Mahadesa dan lain sebagainya. Jika seluruh inovasi di NTB dilaporkan secara maksimal, Najamuddin meyakini indeks inovasi NTB akan melejit ke papan atas.

“Kita sudah melihat sendiri betapa banyak inovasi yang telah dibuat di NTB saat ini. Tinggal kita laporkan secara maksimal saja. Insya Allah rangking inovasi kita akan melejit,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jelang Hut RI, Pemkot Mataram Larang Gerak Jalan Banci hingga Main Bola Pakai Daster

15 Agustus 2026 - 16:45 WITA

Viral di Sosmed! Wisatawan Lokal Bongkar Kejanggalan Retribusi hingga Karcis Masuk Wisata Bukit Lombok Tengah

15 Agustus 2026 - 16:21 WITA

Tanam 500 Pohon, Wabup Bima Ajak Masyarakat Jaga Alam Bersama

14 Agustus 2026 - 23:40 WITA

KAMMI Lobar Apresiasi Keterbukaan Wabup Una, Dorong Kolaborasi Pemuda dalam Pembangunan

13 Agustus 2026 - 22:06 WITA

Soroti Anggaran Gelondongan Rp163 Miliar, FPT Laporkan Pengadaan Tanah APBD-P KSB ke Polisi

13 Agustus 2026 - 19:11 WITA

Menerima Kunjungan Reses Komisi VII DPR RI, Pemprov NTB Perkuat Sinergi Hilirisasi dan Pariwisata

13 Agustus 2026 - 01:39 WITA

Trending di Daerah