Menu

Mode Gelap

Kota Mataram · 13 Agu 2026 00:54 WITA ·

Bukan Sekadar PBAK, FUSA UIN Mataram Gaungkan RESET NTB


 Bukan Sekadar PBAK, FUSA UIN Mataram Gaungkan RESET NTB Perbesar

Mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan “RESET NTB” saat pelaksanaan PBAK Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN Mataram 2026 di Mataram.

(Foto: Dok. Istimewa)


MATARAM, ERANTB.COM – Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN Mataram 2026 tidak hanya menjadi agenda pengenalan lingkungan kampus.

Pada Rabu (12/8/2026), kegiatan tersebut mengangkat tema “Spirit Pemuda Mengambil Peran Perubahan dalam Momentum 81 Tahun Kemerdekaan”. Momentum itu sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk membangun nalar kritis dan membaca kembali berbagai persoalan di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan dengan kehidupan akademik. Mereka juga diajak melihat posisi generasi muda dalam kehidupan sosial dan perkembangan daerah.

Tema “RESET NTB” menjadi salah satu pesan utama dalam kegiatan tersebut.

Istilah reset dimaknai sebagai keberanian untuk mengevaluasi cara pandang, mengoreksi pola lama, dan membangun kesadaran baru.

Dalam konteks mahasiswa, gagasan tersebut diarahkan untuk melihat kembali berbagai persoalan sosial, pendidikan, ekonomi, kebudayaan, politik, hingga tata kelola masyarakat di NTB.

Namun, reset tidak dimaknai sebagai upaya menghapus seluruh hal yang telah berjalan.

Sebaliknya, gagasan tersebut menjadi ajakan untuk melihat kembali sesuatu yang selama ini dianggap biasa. Mahasiswa juga didorong untuk mengidentifikasi persoalan yang belum terselesaikan.

Dari sana, mahasiswa diharapkan mampu membangun gagasan dan menawarkan alternatif penyelesaian berdasarkan pengetahuan akademik.

PBAK FUSA UIN Mataram juga menjadi ruang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan akademik dan organisasi kemahasiswaan.

Selain itu, mahasiswa diperkenalkan dengan karakter keilmuan yang berkembang di FUSA.

Fakultas tersebut memiliki berbagai bidang kajian. Di antaranya pemikiran Islam, agama, sosial, politik, serta kajian Al-Qur’an.

Keragaman bidang tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memahami dinamika masyarakat dari berbagai sudut pandang.

Karena itu, pengetahuan yang diperoleh di ruang kuliah diharapkan tidak berhenti sebagai teori.

Mahasiswa juga didorong untuk menghubungkan pengetahuan tersebut dengan realitas sosial yang dihadapi masyarakat NTB.

Tulisan “RESET NTB” yang menjadi bagian dari pelaksanaan PBAK menjadi simbol dimulainya perjalanan intelektual mahasiswa baru.

Pesan tersebut menempatkan mahasiswa pada posisi yang lebih luas. Mereka tidak hanya dituntut beradaptasi dengan sistem pendidikan tinggi, tetapi juga mulai memahami lingkungan sosial di sekitarnya.

Dengan semangat tersebut, PBAK FUSA UIN Mataram 2026 diharapkan menjadi titik awal bagi mahasiswa untuk berani berpikir dan menyampaikan gagasan.

Mahasiswa juga diharapkan mampu mengkritisi keadaan serta mengambil peran dalam kehidupan masyarakat.

Pada akhirnya, “RESET NTB” bukan sekadar tema PBAK. Gagasan tersebut menjadi ajakan bagi mahasiswa untuk melihat kembali arah perubahan daerah dan posisi generasi muda di dalamnya.

Membaca persoalan NTB secara kritis menjadi langkah awal untuk melahirkan gagasan dan menentukan peran mahasiswa dalam masa depan daerah.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menerima Kunjungan Reses Komisi VII DPR RI, Pemprov NTB Perkuat Sinergi Hilirisasi dan Pariwisata

13 Agustus 2026 - 01:39 WITA

Proyek Jalan Senayan–Lamusung Rp28 Miliar Dilaporkan ke Polres KSB, FPT Soroti Tata Ruang dan Anggaran

13 Agustus 2026 - 01:14 WITA

Bupati Sumbawa Paparkan Rancangan KUA-PPAS 2027, Fokus pada Penguatan Fiskal dan Lima Prioritas Pembangunan

12 Agustus 2026 - 14:23 WITA

Manfaatkan Car Free Day, Kantor Imigrasi Kota Mataram Hadirkan Layanan Pasporia Akhir Pekan di Teras Udayana

11 Agustus 2026 - 13:18 WITA

Simposium Pemuda Tanak Awu Bahas Peran Generasi Muda di Momentum Kemerdekaan

11 Agustus 2026 - 12:26 WITA

Herianto Cup Series 2 Sukses Digelar di Suela, Niaga A Masbagik Pertahankan Gelar Juara

11 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Trending di Lombok Timur