Menu ✖

Mode Gelap

News · 14 Okt 2026 16:24 WITA ·

Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah di Bakajaya Dompu, Kerugian Capai Rp200 Juta


 Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah di Bakajaya Dompu, Kerugian Capai Rp200 Juta Perbesar

DOMPU, ERANTB.COM– Kebakaran menghanguskan tiga rumah warga di Dusun Rasanae, Desa Bakajaya, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Selasa (13/10/2026) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.01 Wita itu menyebabkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp200 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Tiga rumah yang terdampak masing-masing milik M. Ali Ahmad (72), Saiful (62), dan Hasan Sadli (alm.).

Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga bermula saat M. Ali Ahmad memasak air menggunakan kompor gas. Air di dalam panci mengering hingga diduga memicu percikan api. Api kemudian membesar dan merambat ke rumah-rumah di sekitarnya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api semakin membesar akibat tiupan angin dan jarak antarrumah yang berdekatan sehingga menyulitkan upaya pemadaman awal.

Menerima informasi kebakaran, Kapolsek Woja IPTU Rachmat Ratri Anggoro, S.Psi., M.Psi., Psikolog, memerintahkan personel piket SPKT mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan. Personel juga berkoordinasi dengan Polres Dompu dan Brimob Yon C Kompi 2 Dompu guna membantu proses pemadaman.

Sekitar pukul 17.28 Wita, mobil pemadam kebakaran, kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) Brimob, dan kendaraan AWC Polres Dompu tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.

Setelah berjibaku selama kurang lebih 48 menit sejak kendaraan pemadam tiba, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 18.16 Wita. Situasi di lokasi selanjutnya dilaporkan aman dan kondusif.

Akibat kebakaran tersebut, rumah panggung milik M. Ali Ahmad beserta perabotannya mengalami kerusakan berat dengan perkiraan kerugian Rp80 juta. Rumah milik Saiful mengalami kebakaran pada bagian dapur dengan kerugian sekitar Rp30 juta. Sementara rumah milik Hasan Sadli (alm.) beserta perabotannya hangus terbakar dengan perkiraan kerugian Rp90 juta.

Dengan demikian, total kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp200 juta.

Kapolsek Woja IPTU Rachmat Ratri Anggoro menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa ketiga keluarga tersebut.

“Kami turut berbelasungkawa dan prihatin atas musibah kebakaran yang dialami warga di Dusun Rasanae, Desa Bakajaya. Semoga keluarga yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. Kami bersyukur dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa, meskipun kerugian material yang dialami cukup besar,” ungkap IPTU Rachmat.

Ia menjelaskan, personel Polsek Woja segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat untuk melakukan pengamanan serta berkoordinasi dengan unsur terkait guna membantu pemadaman dan menjaga situasi tetap kondusif.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan kompor gas maupun peralatan memasak lainnya.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala saat memasak. Pastikan api sudah dipadamkan setelah digunakan dan periksa kondisi peralatan gas secara berkala. Apabila terjadi kebakaran, segera hubungi petugas pemadam kebakaran dan hindari tindakan yang dapat membahayakan keselamatan diri maupun orang lain,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, turut menyampaikan keprihatinan atas musibah yang mengakibatkan tiga rumah warga mengalami kerusakan berat.

“Kapolres Dompu menyampaikan rasa prihatin dan turut berbelasungkawa kepada keluarga yang terdampak musibah kebakaran di Desa Bakajaya. Kami berharap para korban diberikan ketabahan dan kekuatan untuk melewati musibah ini. Kami juga mengapresiasi respons cepat warga, petugas pemadam kebakaran, personel Polres Dompu, dan Brimob yang bersama-sama melakukan upaya pemadaman sehingga api dapat dikendalikan dan tidak menimbulkan korban jiwa,” ujar IPTU I Nyoman Suardika.

Ia kembali mengimbau masyarakat Kabupaten Dompu untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama akibat kelalaian saat memasak dan penggunaan peralatan rumah tangga.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu memastikan kompor dalam keadaan mati setelah digunakan, tidak meninggalkan masakan tanpa pengawasan, serta memastikan instalasi dan peralatan gas dalam kondisi aman. Apabila terjadi kebakaran, segera laporkan kepada petugas pemadam kebakaran dan pihak kepolisian agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat,” imbaunya.

Polres Dompu mengingatkan bahwa kewaspadaan dan kepedulian bersama menjadi langkah penting untuk mencegah kebakaran serta melindungi keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rinjani Travel Mart 2026 Bidik Pasar Global, Pemprov NTB Perkuat Promosi Wisata

14 Oktober 2026 - 14:57 WITA

MotoGP Mandalika 2026 Dongkrak Omzet UMKM NTB, Tenun dan Kuliner Raup Jutaan Rupiah

13 Oktober 2026 - 11:22 WITA

Cegah Warga Terlewat dari Bansos, Pemkab Lobar Verifikasi 18 Ribu KK

12 Oktober 2026 - 19:06 WITA

37 Peserta Ikuti Seleksi LASQI Lombok Barat, Siap Bersaing hingga Tingkat Nasional

11 Oktober 2026 - 19:10 WITA

Pecahkan Rekor, MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157.875 Penonton

11 Oktober 2026 - 09:20 WITA

Polres Dompu Limpahkan Tersangka Dugaan Penipuan ke Kejari, Masuk Tahap Penuntutan

10 Oktober 2026 - 19:13 WITA

Trending di News