Menu ✖

Mode Gelap

News · 14 Mei 2025 21:20 WITA ·

Tolak Relokasi, Warga Kampung Bugis Diserang Saat Unjuk Rasa


 Tolak Relokasi, Warga Kampung Bugis Diserang Saat Unjuk Rasa Perbesar

 

ERANTB.COM- Mataram – Unjuk rasa puluhan warga pesisir dari Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, berakhir ricuh pada Senin (13/5). Massa yang menuntut kejelasan status lahan tempat tinggal mereka justru mendapat intimidasi dari kelompok tak dikenal yang diduga preman.

Aksi yang digelar di depan Kantor Wali Kota Mataram awalnya berlangsung damai. Para demonstran mengenakan pakaian hitam dan membawa spanduk bertuliskan “Wali Kota Mataram Mafia Tanah.” Mereka menuntut hak atas tanah di Kampung Bugis, tempat mereka bermukim selama puluhan tahun.

Namun, suasana berubah tegang ketika sekitar 20 orang tak dikenal muncul dan memicu keributan. Anak-anak yang turut serta dalam aksi menjadi korban; beberapa terjatuh dan menangis, sementara sejumlah warga diduga mengalami pemukulan.

“Kami datang menyampaikan aspirasi, tapi justru mendapat serangan. Anak-anak dan beberapa warga dipukul,” ungkap Supriadi, perwakilan warga. Ia menambahkan bahwa laporan resmi atas insiden itu telah dilayangkan ke Polda NTB.

Aparat kepolisian dan Satpol PP yang berjaga di lokasi dinilai lamban merespons situasi. Seorang ibu bahkan menegur keras aparat karena hanya menyaksikan kericuhan tanpa bertindak.

Misnah, salah satu peserta aksi, menolak relokasi ke Rusunawa Bintaro yang ditawarkan pemerintah. “Kami tidak mampu membayar sewa, listrik, dan air. Kami hanya ingin tetap tinggal di tanah yang sudah kami huni selama 25 tahun,” tegasnya.

Warga mendesak pemerintah memberikan solusi permanen, bukan sekadar relokasi sementara. Mereka berharap adanya keadilan atas hak atas tanah yang telah lama mereka perjuangkan.

Kasus ini menyoroti bahwa konflik agraria di kawasan pesisir Kota Mataram masih jauh dari selesai. Masyarakat berharap negara hadir untuk melindungi, bukan menekan.

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dari Reformasi ke Indonesia Emas 2045, Rahman Toha Dorong Peran Kader KAMMI dalam Program Strategis Nasional

6 November 2026 - 14:14 WITA

Sekda Definitif Dilantik, Pemkab Lombok Barat Fokus Konsolidasi Birokrasi dan APBD 2027

5 November 2026 - 05:17 WITA

Massa Sempat Memanas, Polres Dompu Evakuasi Terduga Penganiaya Guru di SDN 15 Woja

4 November 2026 - 10:47 WITA

Wabup Sumbawa Minta Korban Kebakaran di Utan Segera Ditangani

4 November 2026 - 10:05 WITA

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Curanmor Honda Genio, Motor Digadaikan Rp1,5 Juta

3 November 2026 - 19:10 WITA

Surat DOB Pulau Sumbawa Sudah di Meja Kemendagri, Aliansi PPS Tagih Kepastian Pemekaran Sejak 2013

3 November 2026 - 18:31 WITA

Trending di News