Menu ✖

Mode Gelap

Kabupaten Bima · 21 Nov 2025 13:49 WITA ·

Wabup Irfan Tegaskan Pentingnya Koordinasi dalam Gelar Pasukan dan Simulasi Darurat Bencana di Bima


 Wabup Irfan Tegaskan Pentingnya Koordinasi dalam Gelar Pasukan dan Simulasi Darurat Bencana di Bima Perbesar

Erantb.com – Bima – Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaedy menegaskan bahwa Kabupaten Bima merupakan daerah yang rawan bencana sehingga seluruh personel harus selalu siap siaga. “Apel gelar pasukan ini menjadi langkah penting untuk memastikan koordinasi dan kesiapan semua unsur, sehingga kita siap menghadapi segala kemungkinan,” ujarnya saat bertindak selaku Pembina Apel Gelar Pasukan dan Peralatan sekaligus Simulasi Darurat Bencana Hidrometeorologi yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima di Lapangan Kara Paruga Nae, Kecamatan Bolo, Kamis (20/11/25).

Wabup melanjutkan bahwa tujuan utama apel tersebut adalah memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang kerap terjadi saat memasuki musim penghujan.

Penegasan tersebut disampaikan Wabup di hadapan peserta apel yang terdiri dari unsur TNI-Polri, BPBD, Basarnas, Satpol PP, Damkar, Dishub, BMKG, Pos SAR Bima, Satuan Tugas Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana, Dinas Kesehatan, serta berbagai instansi pemerintah daerah dan stakeholder terkait.

Wabup juga menyampaikan bahwa pengetahuan tentang tanggap darurat, rekonstruksi, dan rehabilitasi merupakan hal yang sangat penting dalam penanggulangan bencana. “Jika sewaktu-waktu terjadi bencana, tim bersama masyarakat harus memahami secara menyeluruh proses evakuasi korban,” jelasnya pada apel yang dipimpin Komandan Apel Lettu Caj Zulkarnain (Danramil 1608-02/Bolo).

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan Simulasi Penanganan Darurat Bencana dengan skenario banjir bandang yang mencakup evakuasi korban terbawa arus, pendirian posko, serta distribusi bantuan darurat di Sungai Dusun Jala, Desa Nggembe – Bolo.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima Drs. H. Isyrah menjelaskan bahwa simulasi tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan tim gabungan dalam merespons bencana secara cepat dan terorganisir. “Dengan simulasi ini, kita dapat menilai sejauh mana kesiapan peralatan dan koordinasi antarinstansi, sehingga saat bencana terjadi penanganannya dapat berjalan lebih efektif. Masyarakat juga menjadi lebih siap dan tangguh menghadapi bencana hidrometeorologi,” terangnya.

Kegiatan ditutup dengan pengecekan langsung peralatan penanggulangan bencana, termasuk kendaraan operasional, perahu karet, alat komunikasi, dan berbagai perlengkapan evakuasi lainnya.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Stunting NTB Masih Jadi PR, Lombok Timur Catat Prevalensi Tertinggi 19,38 Persen

30 Oktober 2026 - 08:21 WITA

BALE-PMI Diluncurkan di Lombok Barat, Calon PMI Bisa Akses Informasi dari Desa

29 Oktober 2026 - 14:41 WITA

Polda NTB Ungkap 7 Kasus Penyalahgunaan BBM, 4.419 Liter Diamankan

27 Oktober 2026 - 06:37 WITA

Pemda Lombok Barat Ajak Masyarakat Laporkan Peredaran Rokok Ilegal, Ini Ciri-Cirinya

26 Oktober 2026 - 21:55 WITA

Bupati Sumbawa Buka Pelatihan Manajemen Ritel, Dorong UMKM Tembus Pasar Modern

26 Oktober 2026 - 21:47 WITA

DLH Lombok Barat Kerahkan Seluruh Armada Atasi Penumpukan Sampah di Pasar Gunungsari

26 Oktober 2026 - 14:14 WITA

Trending di News