Sumbawa ERANTB.COM – Warga Dusun Sebotok, Desa Sebotok, Kecamatan Labuan Badas (Pulau Moyo), digemparkan dengan penemuan mayat seorang anak laki-laki di pinggir pantai Kampung Bada, Jumat (27/02/2026) siang. Setelah dilakukan identifikasi awal, jasad tersebut dipastikan merupakan korban yang sebelumnya dilaporkan terseret arus drainase di Kabupaten Lombok Timur dua hari lalu.
Kapolres Sumbawa, Marieta Dwi Ardhini, melalui Kapolsek Labuhan Badas Iptu Eko Riyono, S.H., M.Si., mengonfirmasi bahwa penemuan mayat terjadi sekitar pukul 14.00 WITA.
Korban diketahui bernama M. Azril Filah Busairi (4), warga Karang Sukun, Kelurahan Selong, Kecamatan Selong, Lombok Timur.
Peristiwa bermula saat seorang saksi, Abdul Salam (42), berjalan di pinggir pantai Kampung Bada usai melaksanakan salat Jumat. Saat melintasi area rimbunan bakau, ia melihat benda berwarna biru terapung dan tersangkut di antara akar pohon.
Saksi yang penasaran kemudian mendekat dan terkejut saat mendapati benda tersebut adalah jenazah seorang anak dalam posisi tertelungkup. Korban ditemukan mengenakan kaos berwarna biru namun tanpa celana,” jelas Kapolsek.
Saksi segera melaporkan temuan tersebut kepada Kepala Dusun Sebotok, Sukardi (43). Bersama warga, mereka kemudian mengevakuasi jasad korban.
Berdasarkan koordinasi lintas wilayah dengan Polsek Selong, Polres Lombok Timur, identitas korban dipastikan melalui dokumentasi pakaian terakhir yang dikenakan. Kaos biru bermotif gambar Power Ranger yang masih melekat pada jenazah identik dengan ciri-ciri anak yang dilaporkan hanyut di drainase depan SDN 1 Selong pada Rabu (25/02) lalu.
Mengingat kondisi jenazah yang sudah mulai membengkak dan diperkirakan meninggal lebih dari 24 jam, atas inisiatif warga dan pemerintah desa setempat, jenazah korban langsung ditangani secara layak,” tambah Iptu Eko Riyono.
Sekitar pukul 14.45 WITA, setelah dimandikan dan dikafankan, jenazah dimakamkan oleh warga Desa Sebotok di TPU H. Alwi Kampung Bada sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.
Pada Sabtu (28/02), Polres Sumbawa bersama Polsek Labuhan Badas dijadwalkan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan. Pihak kepolisian juga berencana membawa jenazah ke Sumbawa untuk dilakukan autopsi di rumah sakit guna memastikan penyebab kematian secara medis.
Selain itu, Polres Sumbawa telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian di Lombok Timur untuk menyampaikan informasi penemuan tersebut kepada keluarga korban.
Hingga saat ini, situasi di Desa Sebotok terpantau kondusif. Pihak kepolisian mengapresiasi kesigapan dan kepedulian warga Pulau Moyo yang telah membantu proses evakuasi serta pemakaman korban dengan penuh empati.

























