Dompu, ERANTB.COM – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di wilayah hukum Polres Dompu, tepatnya di Dusun Jana Mawar, Desa Tekasire, Kecamatan Manggelewa, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 23.10 WITA. Insiden tersebut melibatkan sebuah truk fuso bermuatan 21 ekor sapi yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.
Truk fuso berwarna hijau dengan nomor polisi P 9112 VJ itu dikemudikan oleh Subur Edi Witiko (36). Kendaraan tersebut diketahui membawa lima orang penumpang dan berangkat dari Desa Tangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima dengan tujuan Kota Tangerang.
Berdasarkan informasi di lapangan, kecelakaan terjadi saat kendaraan melintasi turunan dan tikungan di Jembatan Sonto Saba, wilayah Tekasire. Sopir diduga melakukan kesalahan dalam mengoper persneling, dari gigi 3 ke gigi 2 namun justru berpindah ke gigi 4, sehingga laju kendaraan tidak terkendali.
Situasi diperparah diduga sistem pengereman tidak berfungsi (rem blong). Dalam upaya menghindari kecelakaan yang lebih fatal, sopir membanting setir ke kiri hingga kendaraan terguling dan masuk ke parit di sisi jalan.
Akibat kejadian tersebut, dua orang penumpang dinyatakan meninggal dunia, yakni Ismail (60), petani asal Desa Tangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, dan Diana Farida (36), warga Desa Setail, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Sementara itu, korban lainnya mengalami luka-luka, antara lain sopir Subur Edi Witiko (36), Sarjan (38) asal Kabupaten Tangerang, Fathurahman (33), dan Supardin (35), keduanya warga Desa Tangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima. Seluruh korban luka telah mendapatkan penanganan medis di RS Pratama Manggelewa.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Manggelewa bersama masyarakat setempat segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Kasus ini selanjutnya ditangani oleh Sat Lantas Polres Dompu.
Kasat Lantas Polres Dompu, IPTU I Komang Wahyu Purbayasari, S.H., mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
“Kami telah melakukan olah TKP serta mengumpulkan data dan keterangan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi dalam mengendalikan kendaraan di jalur turunan dan menikung, ditambah faktor teknis kendaraan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan berat, agar lebih berhati-hati dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum digunakan.
Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut.
“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya para korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara,” ungkapnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga korban guna menjaga situasi tetap kondusif.
























