Menu ✖

Mode Gelap

News · 11 Jan 2022 17:27 WITA ·

Gubernur NTB Inginkan Pemuliaan Investasi di Gili Trawangan 


 Gubernur NTB Inginkan Pemuliaan Investasi di Gili Trawangan  Perbesar

ERANTB.COM— Lombok Utara-Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengakui pertemuannya dengan masyarakat Gili Trawangan merupakan berkah sekaligus buah pentingnya tetap  merajut silaturrahmi. Mengurus masyarakat dengan berbagai kompleksitas bagi seorang pemimpin bukanlah perkara gampang jika tida menjalani strateginya dengan baik. Setiap persoalan akan tuntas dengan baik dengan cara-cara  baik dan pemimpin harus benar-benar serius untuk mengatasinya.

“Kita ingin menghadirkan investasi yang tenang, aman dan nyaman di daerah kita, khususnya di Gili Trawangan ini.  Mengutip pernyataan Presiden Jokowi, Indonesia tidak mungkin maju ekonominya tanpa investor.  Salah satu tempat investasi menarik itu adalah Gili Trawangan. Oleh karena itu tugas kami memuliakan  berjalannya investasi, memuliakan kontrak dan harus dihargai. Tidak mungkin ada investasi menarik bagi investor kalau kita itu sedikit-dikit putus kontrak . Tak ada investor yang mau datang ke daerah kita kalau sedikit-dikit kita putus kontrak. Kita harus memuliakan pelaku-pelaku usaha dengan baik,” pernyataan Gubernur dihadapan masyarakat Gili Trawangan, Selasa (01/22).

Pada Penadatanganan  perjanjian kerjasama pemanfaatan tanah antara Pemerintah Provinsi NTB dengan Masyarakat dan Pengusaha Gili Trawangan, Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB ini menegaskan, Pemprov NTB telah menghidangkan karpet merah pada GTI untuk membangun Gii Trawangan menjadi lebih  baik.

“Dalam berinvestasi arahnya masyarakat tidak boleh menderita, tercekam dalam ketakutan. Jika perusahaan sudah berkali-kali kita peringati, kasi tau baik-baik, tapi tak pernah mengindahkan, maka putus kontrak harus dilaksanakan. Namun perlu diketahui memutuskan kontrakpun tidak gampang, Namun tujuan akhirnya bagaimana menyelamatkan masyarakat agar bisa menjadi tuan rumah di tanahnya sendiri,” ujar Bang Zul yang pernah tiga periode sebagai anggota DPR RI ini.

Gubernur menambahkan, penandatanganan ini dilakukan agar ada kepastian hukum, tidak lagi ditakut-takuti apalagi diteror. Tentu keputusan ini tidak menyenangkan semua orang. “Jika ada yang masih merasa belum puas atau dirugikan silahkan kami sebagai pemimpin harus jadi penenangah untuk mencarikan solusi terbaik agar keadilan berpihak untuk semua,” tandas orang nomor satu di Bumi Gora ini.

Bang Zul juga menyatakan, penadatanganan Ini dilakukan untuk meyakinkan masyarakat bahwa pemerintah serius menangani Gili Trawangan ini sebaik-baiknya. Dengan penandatanganan ini hemat Gubernur, merupakan bukti konkrit dengan alas hukum yang sudah jelas.

“Kita sama-sama tanda tangani perjanjian ini sebagai langkah awal menuai kebaikan  di kemudian hari. Kalau  ada hal-hal yang tidak memuaskan kami  terbuka bagi warga masyarakat Trawangan untuk mendiskusikan hal ini untuk kebaikan bersama,” ujar Bang Zul.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

MotoGP Mandalika 2026 Dongkrak Omzet UMKM NTB, Tenun dan Kuliner Raup Jutaan Rupiah

13 Oktober 2026 - 11:22 WITA

Cegah Warga Terlewat dari Bansos, Pemkab Lobar Verifikasi 18 Ribu KK

12 Oktober 2026 - 19:06 WITA

37 Peserta Ikuti Seleksi LASQI Lombok Barat, Siap Bersaing hingga Tingkat Nasional

11 Oktober 2026 - 19:10 WITA

Pecahkan Rekor, MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157.875 Penonton

11 Oktober 2026 - 09:20 WITA

Polres Dompu Limpahkan Tersangka Dugaan Penipuan ke Kejari, Masuk Tahap Penuntutan

10 Oktober 2026 - 19:13 WITA

Pengeroyokan di SPBU Kebayan, 7 Pemuda Diamankan Polisi

8 Oktober 2026 - 19:53 WITA

Trending di News