Menu

Mode Gelap

News · 30 Mar 2026 16:54 WITA ·

Gudang Oli di Mataram Ludes Terbakar, Kerugian di Taksir Rp2 Miliar


 Gudang Oli di Mataram Ludes Terbakar, Kerugian di Taksir  Rp2 Miliar Perbesar

 

Mataram, ERANTB.COM– Kebakaran hebat melanda sebuah ruko gudang oli Federal (Central Hero Manunggal) di Jalan Koperasi, Lingkungan Pintu Air, Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 10.30 WITA.

Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar, mengingat api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bagian gudang yang berisi stok oli dalam jumlah besar.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula dari suara ledakan yang diduga berasal dari stavol (stabilizer) di bagian belakang gudang.

Saksi pertama, Wiritio (31), yang merupakan admin gudang, mengaku saat itu dirinya sedang melakukan stock opname di lantai 1. Tiba-tiba ia mendengar suara ledakan yang disertai percikan api.

“Api langsung menyambar stok oli di lantai 1 dan cepat membesar,” ungkapnya.
Melihat kondisi tersebut, Wiritio bergegas naik ke lantai 2 untuk memberi tahu rekan kerjanya. Dalam situasi panik, lima karyawan yang berada di lokasi langsung menyelamatkan diri dengan cara melompat dari lantai dua ke bak truk terbuka yang terparkir di depan ruko.

Hal serupa juga disampaikan saksi lainnya, M. Beni Irawan (46). Ia menuturkan, sebelum ledakan terjadi, lampu di gudang sempat padam. Tak lama kemudian terdengar ledakan dari lantai 1.

Kami langsung panik dan menyelamatkan diri setelah diberi tahu ada api yang sudah menyambar oli,” jelasnya.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Sekitar pukul 10.50 WITA, sebanyak 8 unit mobil Damkar Kota Mataram, 4 unit Damkar Lombok Barat, serta masing-masing 1 unit AWC dari Sat Brimobda dan Ditsabhara Polda NTB tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Setelah berjibaku selama hampir dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.45 WITA.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp2 miliar. Sejumlah barang yang terbakar di antaranya sekitar 1.300 dus besar oli, 1.000 dus kecil oli, serta satu unit komputer.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada stavol di bagian belakang gudang yang memicu ledakan dan percikan api hingga menyambar bahan yang mudah terbakar.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Miq Iqbal Pastikan Porprov XII NTB Tetap Berkualitas di Tengah Efisiensi Anggaran

26 Juni 2026 - 14:38 WITA

Pemprov NTB Perkuat Perang Melawan Stunting dan Kemiskinan Lewat Desa Berdaya

25 Juni 2026 - 14:41 WITA

Tingginya SILPA APBD NTB 2025 Dinilai Lebih Dipengaruhi Kendala Administrasi

24 Juni 2026 - 17:47 WITA

BSSN Apresiasi NTB, 10 Kabupaten/Kota Resmi Terhubung Sistem Keamanan Siber Nasional

23 Juni 2026 - 08:59 WITA

Tuntaskan Penyisihan, Final MTQ XXXI NTB Jadi Panggung Ukhuwah dan Integritas

14 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemprov NTB Gencarkan Gerakan Pangan Murah di Wilayah Miskin Ekstrem

6 Juni 2026 - 04:47 WITA

Trending di News