Menu ✖

Mode Gelap

Nasional · 19 Nov 2025 19:04 WITA ·

Mori Hanafi Soroti Anggaran Rp1,97 Triliun untuk 222 Dapur SPPG Tahun 2026


 Mori Hanafi Soroti Anggaran Rp1,97 Triliun untuk 222 Dapur SPPG Tahun 2026 Perbesar

Erantb.com – Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI, Mori Hanafi, menyoroti rencana pemerintah membangun Sentra Pengolahan dan Penyediaan Gizi (SPPG) dengan total anggaran mencapai Rp1,97 triliun pada tahun anggaran 2026.

Dalam Rapat Kerja Komisi V DPR dengan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (17/11), Mori mempertanyakan dasar perhitungan biaya pembangunan 222 unit SPPG yang tersebar di berbagai daerah. Menurut perhitungannya, nilai tersebut membuat satu unit SPPG menelan biaya sekitar Rp8,5 miliar.

“Kalau saya hitung, satu tempatnya sekitar 8,5 miliar. Padahal di lapangan, rata-rata orang bangun hanya 2 miliar. Ini 8,5, Pak. Mekanisme dan polanya seperti apa?” ujar legislator Partai NasDem itu.

Mori juga menilai perlu kejelasan mengenai urgensi pembangunan dapur SPPG berskala besar. Ia menyebut dapur komunitas selama ini dapat berjalan secara mandiri melalui partisipasi masyarakat tanpa membutuhkan anggaran negara yang besar.

“Bukankah dapur-dapur itu bisa dibangun secara mandiri oleh warga yang memang mau berpartisipasi? Kalau ini nanti jadi, dapurnya buat siapa?” tambahnya.

Selain soal biaya, Mori meminta pemerintah menjelaskan sebaran lokasi 222 SPPG, terutama yang direncanakan ditempatkan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terpencil (3T). Ia menilai penempatan fasilitas tersebut harus melalui kajian mendalam agar benar-benar efektif.

“Di 3T lebih parah lagi. Ngelayannya cuma 120 orang. Kan daerah terpencil. Saya mohon penjelasan khusus terkait ini, karena ini barang baru,” tegasnya.

Menurut Mori, transparansi mengenai mekanisme pembangunan, skema pelaksanaan, hingga kebutuhan riil tiap daerah sangat penting mengingat besarnya anggaran yang digunakan. Ia berharap pemerintah memberikan penjelasan komprehensif agar pembangunan SPPG tepat guna dan tepat sasaran.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

Baca Lainnya

Stunting NTB Masih Jadi PR, Lombok Timur Catat Prevalensi Tertinggi 19,38 Persen

30 Oktober 2026 - 08:21 WITA

BALE-PMI Diluncurkan di Lombok Barat, Calon PMI Bisa Akses Informasi dari Desa

29 Oktober 2026 - 14:41 WITA

Polda NTB Ungkap 7 Kasus Penyalahgunaan BBM, 4.419 Liter Diamankan

27 Oktober 2026 - 06:37 WITA

Pemda Lombok Barat Ajak Masyarakat Laporkan Peredaran Rokok Ilegal, Ini Ciri-Cirinya

26 Oktober 2026 - 21:55 WITA

Bupati Sumbawa Buka Pelatihan Manajemen Ritel, Dorong UMKM Tembus Pasar Modern

26 Oktober 2026 - 21:47 WITA

DLH Lombok Barat Kerahkan Seluruh Armada Atasi Penumpukan Sampah di Pasar Gunungsari

26 Oktober 2026 - 14:14 WITA

Trending di News