Menu ✖

Mode Gelap

News · 2 Sep 2026 22:21 WITA ·

Nyaris Diamuk Massa, Dua Warga Terduga Perbuatan Asusila Dievakuasi Polisi di Sumbawa


 Nyaris Diamuk Massa, Dua Warga Terduga Perbuatan Asusila Dievakuasi Polisi di Sumbawa Perbesar

SUMBAWA, ERANTB.COM – Personel Polsek Plampang bergerak cepat mengamankan dua warga berinisial IA (28) dan R (23) yang diduga terlibat tindak pidana  perbuatan asusila . Keduanya diamankan setelah warga melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Dusun Bukit Gratak, Desa Usar, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 01.40 WITA.

Pengamanan dilakukan polisi untuk mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri. Pasalnya, situasi di lokasi sempat memanas setelah sejumlah warga mendatangi rumah R dan menemukan IA berada di dalam rumah tersebut.

Informasi yang dihimpun, suami sah R saat kejadian sedang berada di luar kota untuk mencari emas. Warga yang sebelumnya menaruh curiga kemudian mendatangi kediaman R.

Kehadiran IA di dalam rumah tersebut memicu kemarahan warga. Sejumlah warga bahkan disebut sempat mengepung lokasi dan berupaya masuk ke dalam rumah.

Melihat situasi semakin memanas, kepala dusun setempat segera berupaya meredam emosi warga dan menghubungi piket jaga Polsek Plampang.

Mendapat laporan adanya potensi amukan massa, personel Polsek Plampang langsung mendatangi lokasi.

Polisi kemudian mengambil alih situasi dan mengevakuasi kedua warga tersebut dari lokasi untuk dibawa ke Mapolsek Plampang.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Plampang Iptu K. Joko Wilopo membenarkan adanya penanganan tersebut.

“Begitu menerima informasi dari perangkat desa terkait adanya potensi amuk massa, personel piket langsung bergerak cepat mendatangi TKP untuk mengevakuasi kedua terduga pelaku demi keselamatan jiwa serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Iptu Joko.

Setelah kedua warga berhasil diamankan, sejumlah warga yang sempat mendatangi Mapolsek Plampang juga diberikan imbauan oleh petugas.

Polisi meminta masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan dugaan tindak pidana tersebut kepada aparat penegak hukum.

“Aparat memastikan bahwa kasus dugaan tindak pidana perzinahan ini telah ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku. Pihak kepolisian berkomitmen mengusut perkara tersebut secara transparan, objektif, serta berlandaskan ketentuan perundang-undangan,” ujar petugas.

Dari pemeriksaan sementara, kedua warga tersebut disebut mengakui telah menjalin hubungan selama kurang lebih dua tahun.

Untuk proses hukum selanjutnya, kedua terduga pelaku kini diamankan di Polsek Plampang. Polisi juga berkoordinasi dengan Unit PPA Satreskrim Polres Sumbawa.

Kepolisian menegaskan bahwa setiap dugaan tindak pidana akan diproses berdasarkan hukum yang berlaku. Masyarakat juga diimbau tidak mudah terpancing emosi karena aksi main hakim sendiri dapat menimbulkan persoalan hukum baru.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

MotoGP Mulai Berdatangan ke Lombok, Mandalika Bersiap Sambut Balapan Dunia

6 Oktober 2026 - 15:52 WITA

Stichting Rizq Bantu Anak Yatim di Sumbawa, Bagikan 173 Paket Bantuan

5 Oktober 2026 - 21:56 WITA

Jalur Pendakian Timbanuh Puncak Tembesi, Alternatif Favorit Nikmati Keindahan Gunung Rinjani

5 Oktober 2026 - 13:09 WITA

NTB Care Apresiasi Kadis Dinsos Loteng H. Masnun Luncurkan Jari Masmirah: Layanan Sosial Cukup Lewat WA

2 Oktober 2026 - 15:59 WITA

NTBCARE Dorong Terobosan Dikes Lobar: Pengaktifan BPJS Nonaktif Kini Bisa Lewat WhatsApp

30 September 2026 - 12:07 WITA

Bank NTB Syariah Tegaskan Pembiayaan Nasabah Sesuai Aturan yang Berlaku

30 September 2026 - 10:39 WITA

Trending di Ekonomi