Menu ✖

Mode Gelap

News · 9 Mar 2020 07:13 WITA ·

AGAR REMAJA TUMBUH SEHAT DAN SEJAHTERA


 AGAR REMAJA TUMBUH SEHAT DAN SEJAHTERA Perbesar

Ilustrasi


ERANTB.COM–Bertindak agresi pada orang dan binatang, berlaku curang dan merusak barang orang lain, melakukan pencurian, dan tidak patuh  pada aturan, adalah sedikit dari ciri anak dengan gangguan perilaku (Stainer, 2000).

Ciri lain adalah tidak jujur atau mencuri, sering berbohong untuk memperoleh barang-barang atau kebaikan hati atau untuk menghindari kewajiban-kewajiban, sering tetap di luar pada malam hari walaupun dilarang orang tua, mulai sebelum berumur 13 tahun, meninggalkan rumah orang tua satu kali dan tidak kembali dalam periode yang lama, sering membolos dari sekolah sebelum berumur 13 tahun. Itulah beberapa ciri dari anak dengan gangguan perilaku.

Gangguan perilaku pada anak seringkali mengawali tindakan-tindakan agresif atau kekerasan lainnya. Hal ini akan terjadi tentu jika anak tidak mendapatkan penanganan psikologis yang tepat, namun jika anak mendapatkan dampingan psikologis awal, bisa diharapkan anak-anak akan tercegah dari perilaku kekerasan berlebihan yang seringkali berujung pada tindak kriminal.

Ada beberapa tips orang tua dengan anak gangguan perilaku adalah mengurangi model kekerasan pada anak, baik yang bersumber dari media ataupun disaksikan anak secara langsung dalam kehidupan sehari-harinya.

 Orang tua juga bisa membantu anak meningkatkan kepatuhan pada perintah dan nasihat orang tua. Anak diberikan batasan-batasan perilaku yang bisa dan tidak bisa diterima oleh lingkungan sosial, memberikan kontrak perilaku pada anak sebagai pegangan untuk memunculkan perilaku positif yang diharapkan.

Selain itu juga memberikan reward dan punsihment (hadian dan hukuman) yang seimbang setiap kali anak memunculkan perilaku tertentu. Orang tua juga bisa melatih anak untuk memilki catatan perilaku harian, hal ini diharapkan dapat meningkatkan kontrol perilaku yang lebih baik.

Terakhir adalah meningkatkan harga diri anak, dengan memberikan pujian, pengakuan, bimbingan, monitoring perilaku anak secara konsisten, memberikan respon yang tepat dan melibatkan anak dalam pergaulan dan interaksi lingkungan yang sehat serta positif.

Penulis : Lalu Yulhaidir, M.Psi, Psikolog

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

MotoGP Mulai Berdatangan ke Lombok, Mandalika Bersiap Sambut Balapan Dunia

6 Oktober 2026 - 15:52 WITA

Stichting Rizq Bantu Anak Yatim di Sumbawa, Bagikan 173 Paket Bantuan

5 Oktober 2026 - 21:56 WITA

Jalur Pendakian Timbanuh Puncak Tembesi, Alternatif Favorit Nikmati Keindahan Gunung Rinjani

5 Oktober 2026 - 13:09 WITA

NTB Care Apresiasi Kadis Dinsos Loteng H. Masnun Luncurkan Jari Masmirah: Layanan Sosial Cukup Lewat WA

2 Oktober 2026 - 15:59 WITA

NTBCARE Dorong Terobosan Dikes Lobar: Pengaktifan BPJS Nonaktif Kini Bisa Lewat WhatsApp

30 September 2026 - 12:07 WITA

Bank NTB Syariah Tegaskan Pembiayaan Nasabah Sesuai Aturan yang Berlaku

30 September 2026 - 10:39 WITA

Trending di Ekonomi